Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
19 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
16 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Hiburan

"Lorong Waktu" Kembali, Jawaban atas Minimnya Tontonan Anak di Layar Kaca

Lorong Waktu Kembali, Jawaban atas Minimnya Tontonan Anak di Layar Kaca
Deddy Mizwar bersama pemain Lorong Waktu. (Ist)
Rabu, 12 Februari 2025 16:26 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Setelah hampir dua dekade menghilang dari layar kaca, serial Lorong Waktu kembali hadir di SCTV dengan nuansa lebih segar. Kehadiran serial ini bukan sekadar nostalgia, tetapi juga menjadi solusi atas minimnya tontonan berkualitas bagi anak-anak.

Sebagai penggemar lama Lorong Waktu, Miqdad Addausy tak pernah membayangkan akan dipercaya memerankan tokoh ikonik, Zidan. "Pertama kayak dreams come true. Saya tuh penggemar berat Lorong Waktu dan Zidan," ungkap Miqdad di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Namun, di balik antusiasmenya, Miqdad sempat merasa terbebani. Karakter Zidan sudah begitu melekat di hati penonton, sehingga ekspektasi pun tinggi. "Waktu tahu jadi Zidan, pertama beban karena semua sudah tahu," akunya.

Seiring proses syuting, rasa gugup itu perlahan berubah menjadi semangat. Dukungan dari kru dan pemain lain membuat Miqdad semakin menikmati perannya.

"Pas jalaninya antusias banget. Syutingnya juga fun, apalagi dibantu teman-teman yang lain," tambahnya.

Deddy Mizwar, produser sekaligus salah satu pemain, menegaskan bahwa kembalinya Lorong Waktu bukan semata mengejar popularitas lama. Ia melihat minimnya tayangan anak-anak di televisi sebagai panggilan untuk menghidupkan kembali serial ini.

"Nah, sekarang ini segmennya agak luas. Saya lihat tema anak-anak di televisi hanya kartun impor. Saya menilai kurangnya konten anak-anak," ujar Deddy.

Dengan pendekatan yang lebih modern namun tetap mempertahankan esensi aslinya, Lorong Waktu diharapkan bisa menjadi tayangan edukatif yang menghibur bagi generasi baru.

Bukan sekadar nostalgia, namun juga jadi jembatan bagi anak-anak masa kini untuk menikmati cerita yang sarat makna. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww