Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Migrasi Magma Terpantau di Gunung Talang Sumbar Usai Rentetan Gempa

Migrasi Magma Terpantau di Gunung Talang Sumbar Usai Rentetan Gempa
Tangkapan layar Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. (antara/ho-humas pga gunung talang)
Rabu, 09 April 2025 12:47 WIB

PADANG – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan gempa vulkanik yang terjadi di Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengindikasikan adanya migrasi magma dari kedalaman menuju permukaan.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, mengungkapkan bahwa hingga Rabu pagi (9/4/2025), aktivitas kegempaan terpantau mulai menurun. “Dalam kurun waktu pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, tercatat sebanyak 17 kali gempa,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Padang.

Sebelumnya, pada Selasa (8/4) pukul 17.23 WIB, gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah sekitar 20 kilometer tenggara Kabupaten Solok. Guncangan dangkal ini terasa cukup kuat di Pos Pengamatan Gunung Talang dengan intensitas mencapai skala IV MMI.

Usai gempa tersebut, terjadi peningkatan signifikan aktivitas vulkanik. Hingga pukul 24.00 WIB, tercatat 115 kali gempa, termasuk 101 kali gempa vulkanik dalam yang mengarah pada pergerakan magma.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan gempa tersebut terjadi akibat aktivitas pada Segmen Suliti, bagian dari Sesar Besar Sumatera yang memang aktif secara tektonik.

BMKG mencatat tiga gempa beruntun pada Selasa sore. Gempa pertama berkekuatan 4,2 magnitudo terjadi pukul 17.23 WIB dengan kedalaman satu kilometer. Disusul gempa kedua bermagnitudo 2,4 pukul 17.39 WIB, lalu gempa ketiga pada pukul 18.14 WIB dengan magnitudo 2,6 dan kedalaman lima kilometer.

Seluruh gempa tersebut berpusat di tenggara Kabupaten Solok dengan koordinat antara 0.98–0.99 Lintang Selatan dan 100.70–100.71 Bujur Timur.

Badan Geologi menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Talang dan meninjau kembali tingkat aktivitasnya jika terdapat gejala visual atau seismik yang signifikan. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww