Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Gunung Marapi Sumbar Meletus di Tengah Hujan, Warga Diminta Siaga

Gunung Marapi Sumbar Meletus di Tengah Hujan, Warga Diminta Siaga
Foto Gunung Marapi tertutup kabut atau awan pada Rabu malam (9/4/2025). (antara/ho-humas pga gunung marapi)
Kamis, 10 April 2025 06:17 WIB

PADANG – Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Letusan terjadi Rabu malam (9/4/2025) dengan durasi sekitar 17 detik.

Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh, menyampaikan bahwa erupsi tercatat pukul 21.38 WIB dengan amplitudo maksimum mencapai 20,7 milimeter.

“Durasi erupsi sekitar 17 detik dengan amplitudo 20,7 milimeter,” jelasnya di Padang.

Teguh menyebutkan kolom abu vulkanik tidak teramati akibat tertutup awan tebal di sekitar puncak. Namun, hujan yang mengguyur lereng gunung saat itu menjadi perhatian serius karena dapat memicu banjir lahar dingin.

“Waspadai potensi lahar hujan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar sungai-sungai yang berhulu ke Gunung Marapi,” imbaunya.

Gunung Marapi saat ini berada pada status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi di Kawah Verbeek.

PVMBG juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman banjir lahar hujan, khususnya saat cuaca sedang buruk. Penduduk yang tinggal di sekitar lembah dan aliran sungai diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Apabila terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk melindungi diri dari risiko gangguan pernapasan seperti ISPA.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi dari lembaga berwenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww