Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Hiburan

Hasil Tes Urine Negatif Narkoba, Jonathan Frizzy Tak Ditahan Tapi Tersangka

Hasil Tes Urine Negatif Narkoba, Jonathan Frizzy Tak Ditahan Tapi Tersangka
Jonathan Frizzy. (Instagram)
Rabu, 07 Mei 2025 23:21 WIB
Penulis: Mambang Yazid
TANGERANG - Polisi mengungkap keterlibatan aktor Jonathan Frizzy dalam jaringan distribusi vape mengandung zat obat keras etomidate yang berasal dari luar negeri. Meski hasil tes urine menunjukkan ia negatif narkoba, pesinetron yang dikenal dengan sapaan Ijonk itu tetap ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga memiliki peran strategis dalam proses pengiriman barang terlarang tersebut.

Menurut keterangan Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tandayu, Jonathan Frizzy telah enam kali membeli vape mengandung zat etomidate sejak tahun 2024. Vape tersebut dipesan dari luar negeri, termasuk Thailand dan Malaysia.

“Berdasarkan alat bukti yang ada, sudah 6 kali dari 2024. Pesan ada dari Thailand dan Malaysia,” kata AKP Michael Tandayu kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.

Lebih lanjut, peran Jonathan Frizzy tak sebatas sebagai konsumen. Polisi menyebut aktor 43 tahun itu ikut memantau dan mengatur distribusi vape melalui grup WhatsApp bernama “Berangkat” yang ia buat sendiri. Grup tersebut beranggotakan beberapa tersangka lain, yakni BTR, ER, dan EDS.

"Yang membuat grup WhatsApp 'Berangkat' ini JF," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald FC Sipayung.

Grup tersebut digunakan sebagai sarana koordinasi untuk memastikan pengiriman vape mengandung etomidate berjalan lancar, termasuk dalam mengatasi hambatan saat terjadi pemeriksaan oleh Bea Cukai.

“JF juga melakukan pengawasan dan pengontrolan karena di awal masuknya barang ini sempat dilakukan pemeriksaan oleh BC dan ada komunikasi-komunikasi dalam grup bahwa barang ini akan diurus sehingga bisa dikeluarkan,” tambah Ronald.

Kasus ini mencuat setelah tersangka BTR tertangkap membawa 100 buah vape mengandung etomidate di Bandara Soekarno-Hatta. Dari penangkapan itulah polisi mulai menelusuri jaringan yang kemudian menyeret nama Jonathan Frizzy.

Meski sudah berstatus tersangka, Jonathan Frizzy tidak ditahan lantaran masih menjalani proses pemulihan pascaoperasi dan diwajibkan kontrol rutin ke dokter. Ia dikenakan wajib lapor selama proses hukum berjalan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww