Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lawan PSIS Semarang, PSS Sleman Tanpa Pieter Huistra

Lawan PSIS Semarang, PSS Sleman Tanpa Pieter Huistra
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 07 Mei 2025 23:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - PSS Sleman akan menjalani laga krusial pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2025 dengan dijamu PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/5/2025). Hanya saja sayangnya, pelatih kepala PSS, Pieter Huistra dipastikan tidak bisa mendampingi skuat berjuluk Super Elja dari tepi lapangan.

Pelatih asal Belanda ini harus absen karena akumulasi kartu kuning yang dia terima dalam dua pertandingan.

Merujuk dalam peraturan BRI Liga 1 2024/25 pasal 58 ayat 13, ofisial yang memperoleh akumulasi dua kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda tidak diperkenankan untuk mendampingi tim sebanyak satu kali.

Dan Pieter Huistra sendiri mendapatkan kartu kuning pada laga menghadapi Dewa United FC dan PSM Makassar.

“Hal tersebut tidak menjadi masalah besar karena kami hanya harus mempersiapkan tim ini dengan baik. Sekali lagi, saya ulangi itu tidak menjadi masalah besar bagi PSS di pertandingan mendatang,” kata Pieter Huistra.

Laga melawan PSIS Semarang diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berjuang lepas dari zona degradasi.

Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 25 poin dari 31 pertandingan yang sudah dijalani. PSS saat ini ada di peringkat ke-17 sedang PSIS ada di peringkat ke-18 alias posisi juru kunci.

Absennya Pieter Huistra tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Abduh Lestaluhu dkk. Namun, para pemain diminta untuk tetap fokus dan menjalankan instruksi yang sudah disiapkan dalam sesi latihan.

“Saya percaya kepada staf pelatih dan para pemain. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan menghadapi laga ini bersama-sama sebagai sebuah tim dan memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Satu catatan untuk laga nanti, PSS dalam atmosfer positif usai menang 3-1 atas PSM Makassar di Sleman. Sedangkan PSIS masih terus berpuasa kemenangan dalam 11 laga beruntun. ***

wwwwww