Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Anggar Asia 2025

Terhenti di 64 Besar, Reni Mampu Kalahkan Atlet Jepang dan China

Terhenti di 64 Besar, Reni Mampu Kalahkan Atlet Jepang dan China
Reni Anggraini. (PB Ikasi)
Rabu, 18 Juni 2025 21:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA – Peraih medali emas SEA Games Jakarta 2011, Reni Anggraini menunjukkan kualitasnya saat tampil pada Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali International Convention Centre The Resort Westin Nusa Dua Bali, Rabu (18/6/2025).

Reni, panggilan karibnya, menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di Babak 64 besar nomor senjata Sabel Putri pada ajang event bergengsi yang dijadikan ajang pengumpulan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Tiga rekannya yakni Nia Ayu Agustina, Indah Nur Safarin, dan Alma Fauziah Ismail tersingkir.

Keberhasilan Reni menembus babak utama tersebut setelah meraih dua kemenangan dari enam pertandingan pada babak penyisihan Pool 1. Tidak tanggung-tanggung, dia menumbangkan Yui Sano dari Jepang dan Qimiao Pan dari China.

“Atlet Jepang dan China itu cukup bagus karena mereka sering tampil di event internasional,” kata Reni yang ditemui usai pertandingan.  

Namun, langkah Reni dihentikan Sin Ying Au dari Hongkong China dengan skor 5-15. “Sin Ying Au itu punya jam terbang cukup tinggi. Dia juga ikut babak kualifikasi Olimpiade. Wajar saya kalah,” katanya.

Pelatih Anggar Indonesia khusus Sable, Olfi Rumuat memberikan apresiasi keberhasilan Reni menembus babak 64 besar. “Atlet kita memang kalah jam terbang. Ke depan, Indonesia harus banyak memberangkatkan atlet untuk tampil di event internasional. Persiapan pelatnas pun harus panjang,” imbuhnya.  

Tidak hanya Reni, dua atlet degen putra juga berhasil menembus babak 64 besar. Yakni, Andi Lukman Akbar Wirasatuhu Luqman dan Muh Rifyal Ramadhan. Sedangkan Arval Raziel Sundara dan Adhitya Meinggar Prayogo gagal.

“Hasil ini sudah bagus karena yang dihadapi atlet-atlet Asia yang berprestasi internasional. Kita harus melakukan pelatnas jangka panjang dan mengirimkan atklet ke berbagai event internasional. Jadi, mereka bisa lebih matang lagi,” kata pelatih Anggar Indonesia khusus senjata Degen, Agus Pieter Manuhutu. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww