Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
9 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sah, Perbati Resmi Jadi Anggota World Boxing Sesuai UU Nomor 11 Tahun 2022

Sah, Perbati Resmi Jadi Anggota World Boxing Sesuai UU Nomor 11 Tahun 2022
Ketua Perbati Ray Zulham Farras Nugraha saat acara deklarasi beberapa waktu lalu. (Ist)
Jum'at, 20 Juni 2025 18:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kabar gembira bagi dunia tinju amatir Indonesia. Kini, Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) yang dipimpin oleh Ray Zulham Farras Nugraha secara resmi menjadi anggota World Boxing (WB).

Perbati bersama Federasi Tinju Bosnia, Herzegovina, Federasi Tinju Nasional Georgia, Federasi Tinju Rumania, dan Asosiasi Tinju Trinidad & Tobago disebut  Dengan hadirnya lima federasi nasional yang dinilai telah lolos proses pendaftaran yang ketat berarti tercatat sudah 11 negara sebagai anggota WB.

Dewan Eksekutif WB menyebut Perbati telah mendapat pengakuan resmi dari Komite Olimpiade Nasional (NOC/KOI) atau Kementerian Olahraga (Kemenpora), serta program tinju nasional dan internasional yang solid.

Dengan adanya pengakuan ini, Perbati resmi menggantikan posisi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) yang sebelumnya diberhentikan secara Tetap sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

Seperti dikutip dari situs resmi www.worldboxing.org, Presiden World Boxing, Boris van der Vorst mengatakan pihaknya sangat senang menyambut lima Federasi Nasional baru dalam keanggotaan kami yang terus bertambah. Ini adalah bukti lebih lanjut dari momentum di balik World Boxing saat kami mendekati tonggak penting dalam perjalanan organisasi ini.

“Negara-negara ini sekarang memenuhi syarat untuk Kejuaraan Tinju Dunia perdana pada bulan September, diikuti oleh Final Piala Tinju Dunia dan Kongres ketiga kami pada bulan November. Acara-acara ini akan menutup tahun yang penting bagi World Boxing setelah kami menerima pengakuan sebagai Federasi Internasional untuk tinju Olimpiade pada bulan Maret 2025.”

Berdasarkan Statuta WB, persetujuan dari Dewan Eksekutif berarti lima Federasi Nasional baru telah disahkan untuk menjadi anggota. Persetujuan akhir status keanggotaan hanya dapat diberikan oleh Kongres, yang merupakan otoritas tertinggi World Boxing, dan akan dipilih pada Kongres berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di New Delhi pada bulan November 2025.

World Boxing diluncurkan pada bulan April 2023 dengan misi untuk memastikan bahwa tinju tetap menjadi inti dari gerakan Olimpiade. World Boxing mengadakan pertemuan formal pertamanya dengan IOC pada Mei 2024 dan 25 Februari 2025, WB diberikan pengakuan sementara oleh IOC sebagai Federasi Internasional (IF) dalam Gerakan Olimpiade yang mengatur olahraga tinju di tingkat dunia.

Menanggapi hal ini, Ketua Bidang Organisasi Perbati Adam Taka Simanjuntak mengatakan, Perbati diakui WB, karena Pertina tidak lagi bergabung dengan WB sehingga dikeluarkan secara tetap sebagai anggota NOC Indonesia. Oleh sebab itu, kata Adam Taka, untuk memastikan petinju Indonesia bisa tampil di multi event resmi SEA Games, Asian Games, Olimpiade  maka dibentuklah Perbati.

“Semua proses dilakukan oleh Perbati mulai dari pembuatan legalitas, susunan kepengurusan dan lainnya. Pembentukan Perbati sudah sesuai dengan UU Keolahragaan Nomor 11 Tahun 2022, dan juga mengacu kepada AD/ART KONI Pusat dan NOC Indonesia dimana menyebutkan bahwa syarat keanggotaan adalah wajib mempunyai Federasi Internasional (IF) yang diakui OCA maupun IOC,” tegasnya. ***

wwwwww