Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
24 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
24 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
5
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
6 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Nusantara

Senator Dailami: Perlu Keseriusan Wujudkan Indonesia Zero TBC 2030

Senator Dailami: Perlu Keseriusan Wujudkan Indonesia Zero TBC 2030
Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus. (Ist)
Jum'at, 20 Juni 2025 20:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus menegaskan penguatan regulasi, perluasan Satuan Tugas Tuberkulosis (Satgas TBC), dan penyediaan Rumah Sakit Khusus TBC di setiap daerah dapat segera direalisasikan.

Dailami mengatakan, akselerasi perlu dilakukan sebagai aksi nyata strategi nasional dalam memberantas TBC. Sehingga, Indonesia zero TBC pada tahun 2030 dapat terealisasi.

 
"Penyakit TBC masih menjadi salah satu tantangan besar kesehatan masyarakat Indonesia. Untuk mencapai target nasional Indonesia bebas TBC pada 2030, kita perlu memperkuat regulasi terkait pengendalian TBC dan memperluas peran Satgas TBC seperti yang telah kita lakukan pada Satgas Covid-19," kata Dailami, melalui keterangan tertulis, Jumat (20/6/2025.
 
Menurut Dailami, keberadaan Satgas TBC yang kuat dan terkoordinasi akan sangat membantu dalam deteksi dini, pengobatan, dan pencegahan penyebaran penyakit ini. Selain itu, penyediaan RS khusus TBC dan penyakit menular lainnya di setiap daerah dinilai sangat penting agar penanganan lebih terfokus dan optimal.
 
"Pemerintah harus memastikan bahwa setiap daerah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan terintegrasi dalam penanggulangan TBC. Sehingga, kita bisa mempercepat pencapaian target eliminasi TBC dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perlu keseriusan untuk mewujudkan Indonesia zero TBC di tahun 2030," tegasnya.
 
Senator dari Dapil DKI Jakarta ini menambahkan, upaya mengatasi TBC memerlukan kerja sama seluruh stakeholder terkait bersama masyarakat. Sosialisasi dan edukasi kepada warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga perlu terus digencarkan.
 
"Tidak kalah penting, kita juga harus mengedukasi bahwa TBC bisa disembuhkan. Mereka yang menderita TBC tidak perlu malu dan sungkan berobat," pungkas Dailami. ***

wwwwww