Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
22 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
22 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
22 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Panahan Indonesia Buktikan Kekuatan, Siapkan Serangan di SEA Games 2025

Panahan Indonesia Buktikan Kekuatan, Siapkan Serangan di SEA Games 2025
Pemanah putra Indonesia Arif Pangestu Olimpiade Paris 2024 di Esplanade des Invalides, Paris, Prancis, Selasa (30/7/2024). (antara/wahyu putro a)
Selasa, 24 Juni 2025 08:23 WIB

JAKARTA – Prestasi apik tim panahan Indonesia di Asia Cup 2025 Leg 2 di Singapura menjadi sinyal kesiapan tempur menuju SEA Games 2025 di Thailand. Pencapaian dua emas, satu perak, dan dua perunggu menunjukkan taring merah putih masih tajam di dunia panahan ASEAN.

Wakil Ketua Umum II PB Perpani, Abdul Razak, menegaskan bahwa hanya Indonesia dan Malaysia yang menyabet medali emas dari negara-negara ASEAN. "Indonesia satu-satunya yang bawa pulang medali perak. Itu bukti dominasi kita," ujarnya kepada ANTARA, Senin (23/6/2025).

Dua medali emas diraih oleh tim recurve campuran (Ayu Mareta Dyasari–Arif Pangestu) dan recurve putri (Dyasari, Rezza Octavia, Diananda Choirunisa), unggul atas India dan China. Choirunisa juga mempersembahkan medali perak di nomor recurve individu putri, kalah tipis 4–6 dari atlet China.

Dua perunggu berhasil digenggam pada nomor compound: Yurike Nina Bonita Pereira (putri) dan duet campuran Nurisa Dian Ashrifah–Prima Wisnu Wardhana, sama-sama mengalahkan wakil Malaysia.

Razak menyebut bahwa dua emas dari target tiga adalah modal mental dan strategi untuk SEA Games. "Hasil di Singapura positif, ini jadi booster semangat tim untuk menatap SEA Games," ujarnya.

Prestasi SEA Games 2021 di Vietnam – yakni juara umum dengan lima emas dan satu perak – memberikan pijakan kuat. Razak yakin tim akan kembali tampil penuh stamina dan target juara umum tetap realistis.

“Kita terus asah kemampuan lewat ajang internasional. Uji coba ini untuk membentuk mental juara sebelum SEA Games atau Olimpiade,” tambahnya.

Saat ini, PB Perpani fokus membangun intensitas latihan dan rutin mengikuti kompetisi guna menjaga kondisi atlet agar terjadi lonjakan performa di SEA Games 2025, 9–22 Desember mendatang. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Non Olympic, Basket
wwwwww