Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Memalukan, Tim PPOP Kebanggaan Kadispora DKI Jakarta Tak Mampu Kalahkan Tim Sepakbola dari Hasil Turnamen

Memalukan, Tim PPOP Kebanggaan Kadispora DKI Jakarta Tak Mampu Kalahkan Tim Sepakbola dari Hasil Turnamen
Tim Sepakbola U 16 "Dadakan" KONI Pusat. (Ist)
Minggu, 13 Juli 2025 11:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ternyata Tim Sepakbola Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta tidak bisa dibanggakan. Faktanya, Tim PPOP DKI Jakarta yang dikenal dihuni pemain elit tersebut tidak mampu mengalahkan Tim Sepakbola U 16 KONI Pusat yang dibentuk secara dadakan dari hasil turnamen.

Dalam laga uji coba di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/7/2025), Tim PPOP DKI Jakarta yang dibanggakan Kadispora DKI Jakarta Andri Yansah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Tim Sepakbola "dadakan" yang disebut dipersiapkan untuk tampil di Turnamen Sepakbola di Penang, Malaysia. Ini benar-benar memalukan apalagi Tim PPOP itu dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Antar Pelajar Nasional (Popnas) 2025.

Pelatih kepala Tim Sepakbola U 16 KONI Pusat, Maman Suryaman mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu bermin imbang tanpa gol, terutama dalam hal konsistensi dan keberanian menghadapi lawan dengan postur dan pengalaman lebih unggul.

"Anak-anak bermain cukup baik dan konsisten, khususnya di babak pertama. Walau tertinggal dua gol saat uji coba sebelumnya, kali ini tim U16 mampu mengimbangi permainan PPOP secara keseluruhan. Jual beli serangan dari kedua tim membuat laga ini sangat enak ditonton,” ujar Coach Maman saat ditemui wartawan di stadion.

Maman menyoroti bahwa meskipun tim ini baru terbentuk dalam waktu singkat, para pemain sudah mampu menunjukkan karakter permainan yang solid dan kompetitif.

"Secara kualitas, permainan mereka tak kalah jauh. Terlebih lawan memiliki keunggulan usia lebih dari dua tahun di atas tim U14. Ini jadi pembelajaran yang sangat berharga,” tambah mantan pemain Timnas Indonesia yang turut meraih medali emas SEA Games 1991 tersebut.

Didampingi asisten pelatih Aris Yulianto, Coach Maman juga menekankan pentingnya latihan tak hanya melalui laga uji coba, melainkan juga melalui penguatan taktik dan fisik yang tidak selalu bisa dievaluasi dalam pertandingan.

“Kami perlu latihan mendalam sebelum berangkat ke Penang. Uji coba itu penting, tapi penguatan internal dalam latihan juga krusial. Kami hanya akan melakukan satu kali uji coba lagi sebelum berangkat,” jelasnya.

Meskipun banyak tawaran dari berbagai tim untuk melakukan uji coba, Maman menegaskan bahwa skuatnya harus fokus pada proses latihan dan pembentukan tim secara menyeluruh menjelang tampil di ajang internasional pada Agustus mendatang.
Uji coba ini menjadi cerminan semangat dan potensi para pemain muda Indonesia, sekaligus bukti bahwa pembinaan usia dini di bawah naungan KONI Pusat terus menunjukkan arah yang positif. ***

wwwwww