Memalukan, Tim PPOP Kebanggaan Kadispora DKI Jakarta Tak Mampu Kalahkan Tim Sepakbola dari Hasil Turnamen
![]() |
| Tim Sepakbola U 16 "Dadakan" KONI Pusat. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Dalam laga uji coba di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/7/2025), Tim PPOP DKI Jakarta yang dibanggakan Kadispora DKI Jakarta Andri Yansah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Tim Sepakbola "dadakan" yang disebut dipersiapkan untuk tampil di Turnamen Sepakbola di Penang, Malaysia. Ini benar-benar memalukan apalagi Tim PPOP itu dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Antar Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
Pelatih kepala Tim Sepakbola U 16 KONI Pusat, Maman Suryaman mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu bermin imbang tanpa gol, terutama dalam hal konsistensi dan keberanian menghadapi lawan dengan postur dan pengalaman lebih unggul.
"Anak-anak bermain cukup baik dan konsisten, khususnya di babak pertama. Walau tertinggal dua gol saat uji coba sebelumnya, kali ini tim U16 mampu mengimbangi permainan PPOP secara keseluruhan. Jual beli serangan dari kedua tim membuat laga ini sangat enak ditonton,” ujar Coach Maman saat ditemui wartawan di stadion.
Maman menyoroti bahwa meskipun tim ini baru terbentuk dalam waktu singkat, para pemain sudah mampu menunjukkan karakter permainan yang solid dan kompetitif.
"Secara kualitas, permainan mereka tak kalah jauh. Terlebih lawan memiliki keunggulan usia lebih dari dua tahun di atas tim U14. Ini jadi pembelajaran yang sangat berharga,” tambah mantan pemain Timnas Indonesia yang turut meraih medali emas SEA Games 1991 tersebut.
Didampingi asisten pelatih Aris Yulianto, Coach Maman juga menekankan pentingnya latihan tak hanya melalui laga uji coba, melainkan juga melalui penguatan taktik dan fisik yang tidak selalu bisa dievaluasi dalam pertandingan.
“Kami perlu latihan mendalam sebelum berangkat ke Penang. Uji coba itu penting, tapi penguatan internal dalam latihan juga krusial. Kami hanya akan melakukan satu kali uji coba lagi sebelum berangkat,” jelasnya.
Meskipun banyak tawaran dari berbagai tim untuk melakukan uji coba, Maman menegaskan bahwa skuatnya harus fokus pada proses latihan dan pembentukan tim secara menyeluruh menjelang tampil di ajang internasional pada Agustus mendatang.
Uji coba ini menjadi cerminan semangat dan potensi para pemain muda Indonesia, sekaligus bukti bahwa pembinaan usia dini di bawah naungan KONI Pusat terus menunjukkan arah yang positif. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta |













