Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Gegara Pernyataan Kontroversial, Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem

Gegara Pernyataan Kontroversial, Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem
Dua anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, resmi dinonaktifkan mulai Senin (1/9/2025).
Minggu, 31 Agustus 2025 18:55 WIB

JAKARTA – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengambil langkah cepat menanggapi kemarahan publik. Dua anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, resmi dinonaktifkan mulai Senin (1/9/2025).

Sahroni menuai hujatan usai menyebut pihak yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “orang tolol”. Sementara Nafa Urbach dikritik tajam karena membela tunjangan rumah anggota DPR sebesar Rp 50 juta per bulan yang dianggap tidak peka di tengah kesulitan rakyat. 

"Bahwa ada pernyataan wakil rakyat dari Fraksi NasDem yang menyinggung dan mencederai perasaan masyarakat, hal tersebut jelas merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem," demikian pernyataan resmi Surya Paloh dalam siaran pers yang dikeluarkan Minggu (31/8/2025). 

Sebelumnya, Sahroni juga telah dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan ke Komisi I. Sedangkan Nafa Urbach sempat menyampaikan permintaan maaf melalui video di Instagram pribadinya, Sabtu (30/8/2025), namun tetap tak lepas dari sanksi partai.

Surya Paloh menegaskan, seluruh kader wajib menempatkan kepentingan publik di atas segalanya. "Aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem," tegasnya. ***


Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww