Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Nasional

Petugas Haji 2026 akan Diwajibkan Ikuti Pendidikan di Barak Sebelum Bertugas

Petugas Haji 2026 akan Diwajibkan Ikuti Pendidikan di Barak Sebelum Bertugas
Ilustrasi (net)
Selasa, 30 September 2025 14:50 WIB
JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan aturan baru bagi calon petugas haji musim 2026. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut seluruh petugas yang lolos rekrutmen November mendatang diwajibkan mengikuti pendidikan berbasis barak selama sebulan.

"Setelah proses rekrutmen, para petugas akan masuk barak sekitar tiga sampai empat minggu. Di sana mereka akan dibentuk kedisiplinannya sekaligus diberi bekal keterampilan yang dibutuhkan di lapangan," kata Dahnil di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, kebijakan ini diambil untuk menjawab keluhan jamaah terkait pelayanan yang kurang maksimal. Pola pendidikan barak dinilai mampu memperkuat kesiapan fisik sekaligus menanamkan disiplin kerja.

Dalam pelatihan tersebut, ribuan petugas haji akan mendapatkan materi fisik, penguatan fikih dasar ibadah haji, serta penguasaan bahasa Arab tingkat dasar.

"Tiga hal itu yang kami tekankan, yaitu fisik, fikih dasar, dan bahasa Arab dasar. Dengan bekal ini, mereka diharapkan lebih sigap melayani jamaah," jelas Dahnil. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:republika.co.id
Kategori:Nasional, DKI Jakarta
wwwwww