Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Non Olympic

GM Susanto Tak Terkalahkan di Dwi Tarung JAPFA Chess Festival 2025

GM Susanto Tak Terkalahkan di Dwi Tarung JAPFA Chess Festival 2025
GM Susanto Megaranto saat melawan pecatur asal Filipina, GM Daniel Quizon. (PB Perbasi)
Rabu, 08 Oktober 2025 23:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pecatur andalan Indonesia GM Susanto Megaranto terus mengubur impian pecatur asal Filipina, GM Daniel Quizon (2420) untuk meraih kemenangan dalam pertarungan dua babak pada Laga Dwi Tarung Grand Master JAPFA Chess Festival 2025 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Pada pertandingan babak ke-5 dan babak ke-6 memainkan partai catur kilat (blitz), Susanto menang di babak ke-5 dan bermain remis pada babak terakhir atau babak ke-6. Dengan hasil ini, Susanto memenangkan Dwi Tarung dengan mengoleksi 5,5 VP sedangkan Daniel Quizon harus puas dengan 0,5 VP.

“Kunci kemenangan atas Daniel sebenarnya ada di babak pertama, ketika saya pegang bidak hitam berhasil meredam dan melakukan counter attack. Itu yang menjadi penyebab Daniel frustasi hingga saya bisa menang lebih mudah,” kata Susanto Megaranto.

Seharusnya Susanto Megaranto tak terkalahkan dalam dwwi tarung tersebut jika tidak membuat kesalahan Gajah G3 pada babak kedua Catur Kilat. Dia hanya kehilangan 0,5 dengan hasil remis.

Pada Dwi Tarung putri, pecatur Kazakstan, WIM Amina Kairbekova (2325) menang atas pecatur muda Indonesia WIM Shafira Devi Harvesa (2149) dengan torehan 5,5 VP – 1,5 VP.

Pada pertandingan terakhir babak ke-5 dan babak ke-6 memainkan partai catur kilat, Shafira menang pada babak ke-5, sedang Amina menutup pertarungan dengan memenangkan laga di babak ke-6.

GoNews.co WIM Amina Kairbekova melawan W
WIM Amina Kairbekova melawan WIM Shafira Devi Harvesa.

Fabian dan Ivana Pimpin Klasemen

Di Kategori Open, pecatur muda asal Bali, FM Fabian Glen Mariano (2392) masih memimpin klasemen sementara. Hingga babak ke-8, Fabian kokoh di puncak klasemen dengan 7 VP.

"Ada kebanggaan sedikit bisa draw lawan International Master. Saya hari ini main dua babak. Babak ke-7 cukup senang karena bisa meraih kemenangan dengan buah putih. Babak ke-8 jumpa Aditya saya bisa draw dengan buah hitam, jadi cukup puas," kata Fabian.

Namun langkah Fabian untuk menjuarai JAPFA Chess Festival 2025 cukup berat mengingat persaingan cukup ketat. Pasalnya, ada 6 pecatur menempel ketat yang mengumpulkan 6,5 VP, termasuk IM Aditya Bagus Arfan yang menempati posisi kedua di klasemen sementara.

Menyusul dibawahnya IM Gilbert Elroy Tarigan (2280) di posisi ketiga, diikuti FM Hamdani Rudin (2282), FM Satria Duta Cahaya (2286), IM Awam Wahono (2303), dan IM Arif Abdul Hafiz (2333) yang juga sama-sama meraih 6,5 VP.

Pada babak ke-9, Kamis (9/10/2025), Fabian akan berhadapan dengan IM Arif Abdul Hafiz. Sementara IM Aditya Bagus Arfan melawan IM Gilbert Elroy Tarigan . Begitu juga IM Awam Wahono jumpa FM Satria Duta Cahaya . Sedangkan FM Hamdani Rudin bertemu NM Stevanky (2209).

Untuk kategori Senior Putri, WIM Ivana Lasama (2079) kokoh sendiri di puncak klasemen. Ia mengumpulkan poin tertinggi 7 VP, meski di babak ke-8 dia hanya bermain remis melawan pecatur adal Banten Revalina Trianastasya (1597).

Tambahan 1/2 poin, cukup menjaganya dipuncak klasemen sementara dengan 7 VP. Sebelumnya pada babak ke-7, Ivana secara meyakinkan mengalahkan pecatur Jateng, Maria Angelina.

Pada babak pamungkas atau babak ke-9, Ivana akan berhadapan dengan pecatur asal Kalteng, Noor Latifah (1860). Ivana hanya membutuhkan hasil remis untuk memastikan gelar juara di katagori senior putri.

Pesaing terdekatnya WNM Virda Rizka Aulia (1950 ) asal Jawa Barat (Jabar), yang hingga babak ke-8 menempel.ketat dalam perolehan poin dengan 6,5 VP. Di babak ke-9, Virda akan bertemu dengan Revalina Trianastasya yang telah mengumpulkan 5,5 VP. ***

wwwwww