Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Kolaborasi HIPKA–KAHMI Jaya Rumuskan Strategi Ketahanan Pangan Jakarta

Kolaborasi HIPKA–KAHMI Jaya Rumuskan Strategi Ketahanan Pangan Jakarta
Kolaborasi Majelis Wilayah KAHMI Jaya-HIPKA adakan diskusi bahas ketahanan pangan di Jakarta. (Ist)
Kamis, 16 Oktober 2025 18:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di tengah minimnya lahan pertanian, Provinsi DKI Jakarta mulai berfokus pada strategi digitalisasi dan kolaborasi lintas sektor.

Upaya ini dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema "Peluang dan Tantangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045" yang digelar Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HIPKA) bersama Majelis Wilayah KAHMI Jaya, di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2025).

 
Ketua Pelaksana FGD, Radian Azhar mengatakan, Jakarta tidak hanya menjadi konsumen pangan nasional, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama distribusi dan stabilitas pangan nasional.
 
"Sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan mobilitas penduduk, Jakarta memiliki peran krusial dalam memastikan ketersediaan, aksesibilitas, distribusi, dan stabilitas pangan," kata Radian.
 
Menurut Radian, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyusun peta jalan kolaboratif dan rekomendasi kebijakan konkret guna memperkuat ketahanan pangan di Ibu Kota.
 
"Melalui FGD ini, kami berharap lahir gagasan dan langkah nyata yang bisa memperkuat peran Jakarta dalam sistem pangan nasional yang berkelanjutan," jelasnya.
 
Ia menegaskan, memperkuat kontribusi Jakarta di sektor pangan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang berdaulat pangan, inklusif, dan berkelanjutan.
 
Sementara itu, Ketua MW KAHMI Jaya, Muhammad Ichwan Ridwan atau akrab disapa Boim, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pangan masa depan.
 
"Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia dan Milad ke-59 KAHMI. Kami berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif bagi Pemerintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Bapak Pramono Anung dan Rano Karno," terangnya.
 
Boim menilai, kolaborasi HIPKA dan KAHMI Jaya yang berawal dari pertemuan informal kini bertransformasi menjadi kerja sama nyata.
 
"Kerja sama ini tidak hanya simbolik, tapi diarahkan untuk menghasilkan kebijakan konkret bagi Pemprov DKI Jakarta," bebernya.
 
Selain forum diskusi, lanjut Boim rangkaian Milad KAHMI juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pelatihan pemulasaraan jenazah bekerja sama dengan FORHATI Jaya.
 
"Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut dengan Jalan Sehat pada 25 Oktober dan KAHMI Award pada November mendatang," ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua HIPKA DKI Jakarta, Analia Trisna menambahkan, HIPKA dan KAHMI Jaya siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI dan BUMD untuk memperkuat digitalisasi distribusi logistik pangan, khususnya dalam pemantauan harga dan pasokan kebutuhan pokok.
 
Perlu diketahui, FGD ini turut dihadiri Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi DKI Jakarta, Diana Dewi; Legislator Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim; Wakil Ketua Umum KADIN DKI, Victor Aritonang; serta perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.
 

wwwwww