Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
10 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  PON

Satgas Damai Cartenz Perketat Pengamanan Usai Penembakan Warga di Nabire

Satgas Damai Cartenz Perketat Pengamanan Usai Penembakan Warga di Nabire
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, (antara/evarukdijati)
Sabtu, 18 Oktober 2025 12:09 WIB
JAKARTA – Aksi penembakan terhadap warga sipil kembali terjadi di Papua Tengah. Kali ini, insiden terjadi di kawasan Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Jumat (17/10/2025). Serangan yang dilakukan kelompok bersenjata pimpinan Aibon Kogoya itu menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Rahmadhani, membenarkan adanya serangan tersebut. Ia menyebut tim gabungan kini fokus memburu pelaku dan memperkuat keamanan di wilayah yang dianggap rawan.

“Tim gabungan dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire masih melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan terhadap warga,” katanya di Jayapura, Jumat malam waktu setempat.

Korban meninggal diketahui bernama Masturiyadi (50 tahun), tewas akibat luka tembak di bagian belakang kepala. Sementara empat korban lainnya — Yance Makai (38 tahun), Aser Kegou (45 tahun), Martinus Makai (42 tahun), dan Ari — mengalami luka akibat tembakan dan pecahan kaca.

“Kendaraan yang mereka tumpangi jenis Hilux, rusak berat karena ditembaki,” jelas Faizal. Ia menegaskan, aparat akan terus memburu pelaku yang bertanggung jawab dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman.

Pasca penyerangan, Satgas Damai Cartenz meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur utama Nabire Barat. Pengamanan juga diperluas untuk mencegah potensi serangan lanjutan. “Keamanan masyarakat jadi prioritas utama kami. Semua anggota di lapangan sudah diperintahkan memperketat patroli,” ujarnya.

Faizal juga meminta dukungan dari masyarakat untuk memperlancar proses pengejaran. “Kami mohon doa dan dukungan agar pelaku bisa segera ditangkap. Kami ingin masyarakat Papua merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.

Insiden di Nabire ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap warga sipil di Papua Tengah. Warga berharap kehadiran aparat keamanan dapat segera memulihkan ketenangan dan menghentikan aksi kekerasan bersenjata di wilayah tersebut. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:Inilah.com
Kategori:PON, Olympic
wwwwww