Satgas Damai Cartenz Perketat Pengamanan Usai Penembakan Warga di Nabire
![]() |
| Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, (antara/evarukdijati) |
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Rahmadhani, membenarkan adanya serangan tersebut. Ia menyebut tim gabungan kini fokus memburu pelaku dan memperkuat keamanan di wilayah yang dianggap rawan.
“Tim gabungan dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire masih melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan terhadap warga,” katanya di Jayapura, Jumat malam waktu setempat.
Korban meninggal diketahui bernama Masturiyadi (50 tahun), tewas akibat luka tembak di bagian belakang kepala. Sementara empat korban lainnya — Yance Makai (38 tahun), Aser Kegou (45 tahun), Martinus Makai (42 tahun), dan Ari — mengalami luka akibat tembakan dan pecahan kaca.
“Kendaraan yang mereka tumpangi jenis Hilux, rusak berat karena ditembaki,” jelas Faizal. Ia menegaskan, aparat akan terus memburu pelaku yang bertanggung jawab dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman.
Pasca penyerangan, Satgas Damai Cartenz meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur utama Nabire Barat. Pengamanan juga diperluas untuk mencegah potensi serangan lanjutan. “Keamanan masyarakat jadi prioritas utama kami. Semua anggota di lapangan sudah diperintahkan memperketat patroli,” ujarnya.
Faizal juga meminta dukungan dari masyarakat untuk memperlancar proses pengejaran. “Kami mohon doa dan dukungan agar pelaku bisa segera ditangkap. Kami ingin masyarakat Papua merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.
Insiden di Nabire ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap warga sipil di Papua Tengah. Warga berharap kehadiran aparat keamanan dapat segera memulihkan ketenangan dan menghentikan aksi kekerasan bersenjata di wilayah tersebut. ***













