Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  PON

Jejak Digital Bongkar Sindikat Bilqis Pulang dari Jambi ke Makassar

Jejak Digital Bongkar Sindikat Bilqis Pulang dari Jambi ke Makassar
Minggu, 09 November 2025 13:15 WIB
JAKARTA – Jejak digital dan dukungan warganet membantu polisi menemukan Bilqis, bocah empat tahun yang hilang di Makassar, dalam keadaan selamat di Provinsi Jambi, Minggu (9/11/2025). Setelah hampir sepekan pencarian, anak perempuan itu dievakuasi ratusan kilometer dari rumahnya di Jalan Pelita 2, Lorong 9, Kecamatan Rappocini.

Senyum keluarga pecah ketika wajah Bilqis muncul lewat video call. "Dia selamat," ucap lirih Dwi Nurmas (34), ayah Bilqis, sembari menahan lelah yang berbalut lega.

Kepolisian menangkap tiga orang yang diduga bagian sindikat penculikan anak. Para terduga pelaku kini diamankan di Mapolrestabes Makassar dan tengah diperiksa intensif. Kabar penemuan Bilqis dibenarkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana. "Hari Senin besok saya rilis ya, termasuk detail pengungkapannya dan jumlah tersangka semuanya," ujar Arya.

Peristiwa ini bermula Minggu pagi (2/11/2025), saat Bilqis menemani sang ayah berolahraga di Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani. Dwi bermain tenis, sementara Bilqis bermain di area playground tak jauh dari lapangan. Beberapa kali sang ayah memanggil untuk memastikan putrinya masih di tempat, namun panggilan terakhir tak berbalas. Pencarian spontan oleh keluarga dan pengunjung tidak membuahkan hasil, laporan pun dibuat ke Polsek Panakkukang. "Iya sudah masuk laporannya. Kita masih selidiki," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, saat itu.

Harapan muncul setelah polisi mendapatkan rekaman CCTV di sekitar Jalan Pelita Raya. Dalam video, seorang perempuan tampak membawa Bilqis dengan tergesa, sambil menenteng dua anak lain. "Iya, terdapat rekaman CCTV yang sempat merekam aktivitas korban. Dalam rekaman itu Bilqis dibawa oleh seorang ibu-ibu bersama dua anak lainnya," jelasnya.

Penelusuran identitas perempuan itu mengarah pada indikasi kuat bahwa Bilqis dibawa keluar dari Makassar oleh jaringan sindikat. Dari keterangan pelaku, Bilqis disebut berpindah tangan beberapa kali dan telah dijual ke jaringan di luar Sulawesi seharga Rp3 juta melalui Facebook. Namun, pelaku mengaku tidak mengetahui pasti identitas pihak lain yang terlibat.

Tim bergerak cepat mengikuti jejak digital dan pergerakan para pelaku. Hasilnya, Bilqis terlacak telah dibawa ke luar provinsi dan berhasil dievakuasi dalam keadaan sehat. Para terduga pelaku terdiri dari dua perempuan dan seorang laki-laki. Kabar gembira itu cepat menyebar di media sosial, kanal yang sebelumnya dipakai warganet untuk membagikan informasi pencarian.

Meski pengungkapan berlangsung cepat, polisi mengingatkan orang tua agar meningkatkan kewaspadaan. "Kasus ini jadi peringatan bagi semua orang tua. Jangan pernah lengah meski sedang di tempat ramai," kata Arya Perdana mengingatkan.

"Maaf, no comment dulu. Nanti polisi yang berkomentar," kata Dwi singkat, Minggu (9/11/2025), seraya menunggu keterangan resmi yang dijanjikan rilis Senin (10/11/2025). ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:PON, Olympic, Voli
wwwwww