Anak Hilang Sejak 2022, Keluarga di Jambi Baru Dapat Harapan Setelah Tim Khusus Dibentuk
![]() |
JAKARTA – Harapan keluarga kecil di Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, kembali menyala hari ini. Tiga tahun setelah hilangnya Muhammad Kenzie Alfarizi tanpa jejak, Polres Bungo baru saja mengumumkan pembentukan tim khusus untuk menelusuri keberadaan bocah yang hilang saat berusia dua tahun itu.
Firda Muslimah, ibu Kenzie, mengingat jelas pagi 1 September 2022. Ia sedang berjualan di depan rumah, sementara Kenzie bermain seperti biasanya. “Anaknya memang suka main agak jauh, kadang ke SD. Saya kira dia ke SD seperti biasa,” ujarnya dalam siniar Denny Sumargo, Oktober 2024.
Namun pagi itu berbeda. Kenzie tak kunjung kembali. Pencarian besar-besaran dilakukan warga, termasuk menyisir kolam dekat rumah. Semua usaha berujung buntu.
Tak lama setelah itu, seorang warga memberi pengakuan yang membuat Firda semakin gelisah: ia melihat Kenzie dibawa seorang perempuan mengenakan baju tidur, mengendarai motor Scoopy krem. Warga sempat mengira perempuan itu keluarga korban.
“Kadang manusia lebih kejam daripada iblis,” kata Firda lirih, mengenang ketakutannya kala itu.
Laporan telah masuk ke Polres Bungo sejak 2022, namun selama tiga tahun, keluarga tidak melihat kemajuan berarti.
“Tapi sampai saat ini tidak ada hasil,” kata Azwani, ayah Kenzie.
Ciri-ciri putra mereka terus diingatkan kepada publik: uyeng-uyeng di kepala, dagu belah, dan bagian kepala yang sedikit tipis di sisi kanan.
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono sebelumnya mengatakan kasus Kenzie harus diurai ulang karena merupakan laporan lama. “Harus kita bedah secara detail,” ujarnya.
Namun perubahan besar baru terjadi hari ini, setelah kasus penculikan Bilqis di Makassar — yang ditemukan selamat di Jambi — menyita perhatian nasional. Penemuan itu membuat Firda kembali berharap.
“Tempat ditemukannya Bilqis itu tidak jauh dari sini. Semoga anak kami juga bisa ditemukan,” katanya.
Firda mengaku tak lagi tahu apa yang bisa dilakukan selain meminta bantuan publik untuk memviralkan kasus ini.
“Pak media, tolong bantu. Kalau tidak viral, tidak terungkap,” ujarnya.
Hari ini Kapolres Bungo mengumumkan tim khusus lintas wilayah yang melibatkan Polres Bungo, Tebo, Sarolangun, dan Merangin.
“Pencarian dimulai hari ini,” katanya.
Langkah yang terlambat, namun akhirnya datang — itulah yang kini dipegang erat oleh keluarga kecil ini. Firda dan Azwani kembali menunggu, berharap pintu baru ini membawa mereka mendengar kabar yang sudah tiga tahun tak pernah mereka dapatkan: kabar tentang Kenzie. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | gelora.co |
| Kategori | : | Olympic, DKI Jakarta, Jambi |












