Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
23 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
4
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
23 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
23 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Tragedi di Manokwari: Istri Pejabat Pajak Ditemukan Dimutilasi, Alumni Taruna Nusantara Berduka

Tragedi di Manokwari: Istri Pejabat Pajak Ditemukan Dimutilasi, Alumni Taruna Nusantara Berduka
Polisi melakukan olah TKP di rumah pegawai KPP Pratama Manokwari yang dirampok di daerah Reremi, Distrik Manokwari Barat, Manokwari, Papua Barat, Selasa (11/11/2025).
Kamis, 13 November 2025 05:02 WIB

JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar SMA Taruna Nusantara setelah kabar tragis menimpa salah satu alumninya, Aresty Gunar Tinarga (38). Istri dari pejabat pajak di Manokwari, Papua Barat itu ditemukan tewas dimutilasi dan jasadnya dibuang ke dalam septic tank rumah kosong tak jauh dari kediamannya, Senin (10/11/2025).

Korban, yang dikenal ramah dan ceria oleh rekan-rekannya, dilaporkan hilang setelah rumahnya disatroni perampok. Suaminya, Amri Hidayat, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Penjaminan Kualitas Data (PKD) di KPP Pratama Manokwari, sempat melapor ke polisi usai menemukan bercak darah di sekitar rumah.

Tak lama kemudian, penyelidikan polisi mengarah pada Yahya Himawan, seorang buruh bangunan yang pernah bekerja di rumah korban. Pelaku ditangkap di wilayah Ingramui dan akhirnya mengakui perbuatannya. “Pelaku membunuh korban lalu memutilasi tubuhnya sebelum membuang potongan jasad ke septic tank,” kata Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumar Samosir, Rabu (12/11/2025).

Dari pengakuan Yahya, aksi keji itu dilakukan saat suami korban sedang bekerja. Pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga dari rumah korban sebelum melarikan diri. Polisi memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat. 

Kabar tragis ini mengguncang kalangan alumni SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, tempat Aresty menempuh pendidikan menengah. Rekan-rekan almamaternya di angkatan TN XIII (ATLAS 13) membanjiri media sosial dengan doa dan pesan belasungkawa.

“Dear Aresty, sahabat tercinta… Semoga jiwamu tenang di sisi-Nya. Kami akan selalu mengenang dan mendoakanmu, sosok ceria dan penuh kebaikan yang tak akan terlupa,” tulis akun resmi @tn13atch di Instagram.

Ucapan duka juga datang dari sesama alumni. “Saya bersaksi Ageth orang baik. Selamat jalan, adikku. Semoga husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis akun ben_wae20.

Sementara akun IKASTARA, wadah alumni Taruna Nusantara, menulis pesan mengharukan di laman Facebook: “Keluarga besar IKASTARA turut berduka cita atas berpulangnya Kak Aresty Gunar Tinarga (TN XIII). Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. 

Aresty dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok aktif, ceria, dan selalu menebar semangat. Kepergiannya yang tragis menimbulkan luka mendalam di kalangan sahabatnya. “Kami kehilangan sosok yang penuh cahaya. Aresty adalah inspirasi bagi banyak orang,” tulis salah satu unggahan di media sosial alumni.

Kasus ini menjadi pengingat pahit tentang rentannya keamanan di lingkungan rumah tangga. Polisi kini masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya rencana pembunuhan sebelum perampokan terjadi.

Sementara itu, di tengah duka yang menyelimuti, para sahabat Aresty berharap keadilan bisa ditegakkan. “Kami percaya, Tuhan akan membalas kebaikanmu, Aresty. Semoga pelaku mendapat hukuman setimpal,” tulis seorang rekan dalam pesan perpisahan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Olympic, KONI, DKI Jakarta, Papua Barat
wwwwww