855 Pelajar dari 38 Provinsi dan Luar Negeri Ikuti FLS3N di Jakarta
![]() |
| Pembukaan FLS3N Tahun 2025. (Ist) |
Selasa, 18 November 2025 14:21 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Institut Kesenian Jakarta (IKJ) resmi menjadi tuan rumah Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025, sebuah ajang bergengsi bagi pelajar SMA/MA/SMK/MAK sederajat dari seluruh Indonesia.
Sebanyak 855 peserta dari 38 provinsi dan beberapa Sekolah Indonesia Luar Negeri mengikuti kompetisi yang mengusung tema "Ekspresi Seni Inspirasi Negeri".
Tahun ini FLS3N menghadirkan 15 kategori lomba, yakni Baca Puisi, Cipta Lagu, Cipta Puisi, Desain Poster, Fotografi, Solo Gitar, Menyanyi Solo, Jurnalistik, Kriya, Komik Digital, Cerpen, Monolog, Tari Kreasi, Film Pendek, serta Kreativitas Musik Tradisional.
Kepala Bidang Pengembangan Talenta Puspresnas Kemendikdasmen RI, Retno Juni Rochmaningsih mengatakan, seni dan bahasa memiliki kekuatan besar dalam mengekspresikan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan.
Menurutnya, FLS3N bukan hanya ruang berkompetisi, namun juga bagian dari pembangunan karakter bangsa melalui karya seni.
"Tema Ekspresi Seni Inspirasi Negeri menegaskan bahwa setiap karya seni bahasa mampu mengekspresikan masyarakat, menguatkan kebhinekaan, serta menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa yang berbudaya dan berprestasi," kata Retno, saat acara pembukaan FLS3N Tahun 2025 di Hotel Orchard Industri, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025).
Rektor IKJ, Syamsul Maarif menjelaskan, FLS3N Tahun 2025 ini menjadi sejarah baru bagi IKJ sebagai tuan rumah pelaksanaan 15 ajang lomba seni dan sastra. Hal ini merupakan wujud komitmen IKJ dalam mendukung pemajuan kebudayaan nasional.
"Menjadi tuan rumah bukanlah tugas biasa. Ini komitmen nyata IKJ dalam mendukung kebudayaan sekaligus bagian dari langkah menuju 500 tahun Jakarta sebagai Kota Global dan Kebudayaan pada 2027," tegasnya.
Syamsul memastikan, FLS3N adalah ruang besar yang mempertemukan ratusan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia karena sudah dilakukan seleksi ketat dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
"Keberagaman ekspresi seni dari menyanyi solo, film pendek, monolog hingga tari kreasi akan menginspirasi sekaligus mengingatkan kita pada keindahan dan kekayaan budaya Indonesia," imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya karakter, sejalan dengan tema pendamping "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" yang mengajarkan disiplin, kebiasaan baik, dan kolaborasi sebagai fondasi menuju Generasi Emas 2045.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Puspla Dirdjaja menyambut positif penyelenggaraan FLS3N Tahun 2025.
Ia menyebut, ajang ini menjadi wadah penting untuk peninjauan dan pengembangan bakat seni budaya pelajar.
"Kami senang DKI ikut serta. Kami hadir sebagai tuan rumah sekaligus mewakili Pemprov DKI Jakarta. Semoga wakil Jakarta bisa menjadi juara," harapnya.
Puspla menuturkan, sesuai visi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung adalah komitmen Jakarta sebagai kota global yang tetap berbudaya.
"Pelestarian budaya menjadi poin penting. Dinas Kebudayaan bersama berbagai unit bekerja menggerakkan kegiatan seni budaya, tidak hanya untuk komunitas, tapi juga sanggar dan sekolah," pungkas Puspla. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Umum |













