Jelang Nataru, Pemerintah Perketat Pengawasan Transportasi dan Inflasi
![]() |
| Mendagri Tito Karnavian dan Menhub Dudy Purwagandhi. (Ist) |
Jum'at, 21 November 2025 17:37 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan nasional menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Keduanya menegaskan perlunya koordinasi erat lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas, potensi gangguan keselamatan, hingga risiko cuaca ekstrem.
Pertemuan di Kantor Kemendagri itu menyoroti penguatan pengawasan di pusat keramaian, jalur transportasi utama, dan destinasi wisata. Tito mengingatkan bahwa Nataru selalu memicu pergerakan besar masyarakat, baik untuk mudik maupun liburan.
"Sehingga destinasi utamanya, selain pulang kampung ya liburan, ke daerah-daerah tempat liburan," ujar Tito, Jumat (21/11/2025).
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan Pemda, aparat keamanan, dan kementerian terkait, termasuk pengendalian harga pangan dan tarif transportasi agar inflasi tetap terjaga. Tito juga mengingatkan perlunya pengawasan tarif udara yang kerap melonjak pada puncak perjalanan.
"Dan di bulan Desember tahun lalu, itu juga sempat turun (inflasinya) bagus karena kebijakannya Pak Dudy menurunkan tarif angkutan," katanya.
Menhub Dudy menambahkan bahwa Kemenhub menyiapkan langkah antisipasi di jalur penyeberangan, kereta api, hingga pelayaran, terutama di wilayah rawan. Pengawasan juga diperketat untuk mencegah praktik kelebihan muatan yang kerap terjadi selama Nataru.
Ia menyebut penguatan keselamatan menjadi prioritas, termasuk kesiapan menghadapi cuaca ekstrem.
"Nah, ini yang kami mengingatkan kembali. Dan juga kita membagikan life vest tambahan di sana, Pak. Salah satu concern itu adalah cuaca," pungkas Dudy. ***













