Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Hiburan

Madonna Kecam Donald Trump karena Tak Mengakui Hari AIDS Sedunia

Madonna Kecam Donald Trump karena Tak Mengakui Hari AIDS Sedunia
Madonna. (Instagram)
Selasa, 02 Desember 2025 20:18 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Madonna mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah pemerintahannya memutuskan untuk tidak memperingati Hari AIDS Sedunia tahun ini.

Dalam pernyataan kepada CNN, juru bicara deputi Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengonfirmasi bahwa pemerintah memang tidak akan mengakui hari internasional yang ditetapkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pandemi AIDS yang disebabkan oleh infeksi HIV.

Meski begitu, Pigott menegaskan bahwa pemerintahan Trump tetap “bekerja langsung dengan pemerintah asing untuk menyelamatkan nyawa serta mendorong tanggung jawab dan pembagian beban yang lebih adil”.

Madonna merespons keras keputusan tersebut melalui unggahan Instagram pada Senin.

“Hari ini adalah Hari AIDS Sedunia. Selama empat dekade, hari ini telah diakui secara internasional oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, karena jutaan orang telah tersentuh oleh krisis HIV,” tulis Madonna.

“Orang-orang kehilangan pasangan, suami, istri, kekasih, ibu, anak, akibat penyakit mematikan yang hingga kini belum ada obatnya," tutur Madonna.

Pelantun Hung Up itu juga mendesak Trump dan para politisi untuk lebih mendukung riset dan para ilmuwan. “Donald Trump mengumumkan bahwa Hari AIDS Sedunia tidak lagi perlu diakui,” lanjut Madonna.

“Memerintahkan lembaga federal untuk tidak memperingatinya satu hal, tetapi meminta publik berpura-pura hari ini tidak pernah ada adalah tindakan yang konyol, absurd, dan tak dapat diterima. Saya yakin dia belum pernah menyaksikan sahabatnya sendiri meninggal karena AIDS, menggenggam tangan mereka, melihat warna wajahnya memudar saat mereka menarik napas terakhir di usia 23 tahun," kata Madonna.

Madonna menambahkan bahwa ia telah kehilangan banyak teman akibat AIDS selama bertahun-tahun.

“Daftar orang yang saya kenal, saya cintai, dan saya kehilangan karena AIDS cukup panjang. Saya yakin banyak dari kalian juga merasakannya,” tulisnya.

“Saya tegaskan kembali, hingga kini belum ada obat untuk AIDS dan orang-orang masih meninggal karenanya. Saya menolak berpura-pura bahwa mereka mati sia-sia. Saya akan terus menghormati Hari AIDS Sedunia, dan saya harap kalian juga," tukas Madonna.

Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember sejak 1988. Hingga kini, Trump, 79, belum menanggapi pernyataan Madonna tersebut. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww