Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Bruno Mars Nyaris Batalkan “Die With A Smile” Sebelum Ajak Lady Gaga Bernyanyi

Bruno Mars Nyaris Batalkan “Die With A Smile” Sebelum Ajak Lady Gaga Bernyanyi
Bruno Mars. (Instagram)
Jum'at, 05 Desember 2025 20:48 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Kesuksesan besar lagu Die With A Smile ternyata hampir tidak pernah terjadi. Penulis lagu James Fauntleroy mengungkapkan bahwa Bruno Mars sempat meninggalkan demo lagu tersebut, sebelum akhirnya kembali tertarik setelah mengetahui Lady Gaga terlibat dalam film Joker: Folie à Deux.

Dalam wawancara dengan Variety, Fauntleroy mengatakan bahwa ide menggandeng Lady Gaga muncul kembali di benak Bruno berkat momen tepat terkait film tersebut.

“Bruno jenius karena menarik kembali ingatan itu. Ketika tahu Gaga bermain di film itu, semuanya langsung mengalir. Saat kemudian ternyata proyek itu tidak berkaitan dengan lagu ini, gerakannya sudah terlanjur berjalan. Kekuatan Bruno memang seperti itu,” ujar Fauntleroy.

Fauntleroy, yang pernah bekerja sama dengan Beyoncé, SZA, Rihanna, hingga Travis Scott, juga mengungkap kekagumannya pada kemampuan bermusik Gaga.

“Ia langsung bilang, ‘Ayo ke piano.’ Saya tahu dia bisa main, tapi melihatnya duduk seperti musisi sejati, mempelajari chord, bahkan meminta pena dan kertas untuk menulisnya… itu tidak biasa. Dia mempelajari lagunya di tempat, lalu mereka menyanyikannya bersama. Saat itu saya sadar, ini akan jadi sesuatu yang spesial,” tuturnya.

Produser Andrew Watt menambahkan bahwa proses rekaman berlangsung sangat intens dan kolaboratif.

“Bruno masuk ke booth, lalu Gaga menyusul, mereka saling berbalas vokal. Ada momen kami semua bermain gitar sementara Gaga di piano—rasanya seperti berada di Fleetwood Mac,” imbuh Watt.

Die With A Smile kini telah melampaui 1,7 miliar streaming dan menempati posisi No.1 sebagai lagu global paling banyak didengarkan di Spotify sepanjang tahun. Kolaborasi tersebut juga menghasilkan GRAMMY untuk kategori Best Pop Duo/Group Performance. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww