Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Brayen Ingin Jejaknya Menjadi Inspirasi Atlet Muda Berkuda

Brayen Ingin Jejaknya Menjadi Inspirasi Atlet Muda Berkuda
Atlet berkuda Indonesia Brayen Nathan Brata-Coolen. (Foto: Kemenpora)
Rabu, 31 Desember 2025 20:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Inspirasi, itulah yang ingin diberikan Brayen Nathan Brata-Coolen dari prestasinya pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Dirinya menjadi atlet berkuda Indonesia pertama yang berhasil mendulang emas dari cabang berkuda palang rintang (show jumping) nomor lompat individu SEA Games.

“Saya harap emas ini bisa menjadi inspirasi untuk semua orang di luar sana, untuk semua atlet yang lebih muda, bahwa dengan kerja keras bisa berada di sini (meraih emas, Red.),” ujarnya.

Brayen mengaku bangga bisa menjadi orang Indonesia pertama yang bisa membawa pulang emas nomor individu di cabor ini. Menurutnya keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan semua pihak, khususnya keluarganya yang secara langsung hadir menyaksikannya bertanding di Negeri Gajah Putih.

“Emas ini terasa sangat istimewa, selalu istimewa, khususnya dengan kehadiran keluarga saya di sini dan juga semua orang yang sudah mendukung, sangat spesial,” ungkap Brayen.

Karena itu dia mempersembahkan emas tersebut kepada keluarganya, timnya, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik selama persiapan, latihan, hingga saat berlaga. Termasuk juga yang telah mencarikannya kuda tunggangan Tailormade London’s Centa PS yang membawanya meraih emas.

“Saya pikir saya menunggang lebih baik bila berada di bawah tekanan, dan dia (kuda London’s Centa PS), juga banyak membantu saya pekan ini,” beber Brayen.

“Saya pikir dengan kuda yang lain saya tidak akan bisa mendapatkan hasil sebaik ini. Dia cepat, dia memiliki semua kualitas yang diperlukan kuda yang baik. Saya harap saya bisa menungganginya lagi di lain hari,” tandas pria 31 tahun ini.

Selain emas di nomor individu, Brayen juga membawa pulang medali emas berkuda palang rintang untuk nomor beregu. bersama rekannya Raymen Kaunang, Dirga Wira, dan Arserl Rizki. ***

wwwwww