Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jason Donovan Jadi Kebanggaan PB Akuatik Indonesia

Jason Donovan Jadi Kebanggaan PB Akuatik Indonesia
Perenang putra Indonesia Jason Donovan Yusuf. (Foto: Kemenpora)
Rabu, 31 Desember 2025 20:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Perenang putra Indonesia Jason Donovan Yusuf tampil dominan pada debutnya pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Meski baru berusia 18 tahun, Jason, panggilan karibnya, berhasil meraih dua medali emas masing-masing di nomor 100 M Gaya Punggung dan 50 M Gaya Punggung.

Performa dan torehan gemilang pemuda lulusan SMA Tarsisius 1 Jakarta ini bukan hanya kemenangan, tetapi sekaligus menjadi tolak ukur regenerasi dan pembinaan atlet renang putra ke kancah internasional.

Dalam debutnya, Jason tampil percaya diri dan sukses mengalahkan perenang-perenang unggulan, termasuk juara bertahan asal Singapura, Quah Zheng Wen yang selama satu dekade tak tersentuh di nomor 100 meter gaya punggung putra dari SEA Games 2015 hingga 2023.

Jason menyentuh dinding finis tercepat dengan waktu 55,08 detik, disusul rekan senegaranya Farrel Armandio Tangkas dengan 55,89 detik, sementara Quah harus puas dengan perunggu.

Perjalanan Jason menuju panggung SEA Games telah ditempa melalui berbagai ajang nasional dan internasional. Meski baru pertama kali tampil, prestasinya bukan kejutan bagi dunia renang nasional. Jason mulai dikenal saat tampil memukau pada PON 2024 Aceh–Sumut.

Saat itu meski masih duduk di kelas XII bangku SMA ia berhasil mengoleksi enam medali, dua emas dari nomor 4x100 meter gaya bebas dan 4x100 meter Gaya Ganti, dua perak dari nomor 50 Meter Gaya Bebas dan 50 Meter Gaya Punggung, serta dua perunggu dari nomor 200 Meter Gaya Punggung dan 100 Meter Gaya Punggung.

Di level Asia Tenggara, Mei 2025, ia memecahkan rekor nasional kelompok umur KU1 (16–18 tahun) nomor 50 Meter Gaya Punggung dengan waktu 25,47 detik. Di level internasional saat turun di Asian Schools Games (ASG) 2024, ia merebut dua emas dari nomor 50 M gaya punggung dan 50 M Gaya Bebas.

"Kami bangga, terutama melihat atlet muda seperti Jason tampil tanpa rasa takut, performanya menjadi tolok ukur regenerasi atlet renang putra di kancah internasional," ujar Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo. ***

wwwwww