Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
23 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
24 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
5
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Umum

‎Pramono Minta Penerima KJMU Manfaatkan Beasiswa Secara Optimal

‎Pramono Minta Penerima KJMU Manfaatkan Beasiswa Secara Optimal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist).
Kamis, 19 Februari 2026 13:18 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri, Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini diikuti 100 mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi di Jakarta secara langsung dan sekitar 500 mahasiswa dari berbagai kampus di luar DKI Jakarta secara daring.

Pram memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar memanfaatkan program beasiswa tersebut secara maksimal. Ia menegaskan, kesempatan mengenyam pendidikan tinggi melalui dukungan pemerintah harus dijaga dengan kesungguhan dan tanggung jawab.

‎
‎"Gunakan kesempatan ini untuk diri sendiri, keluarga, dan masa depan. Momentum seperti ini tidak datang berkali-kali. Pendidikan adalah kunci untuk memperbaiki taraf hidup dan memutus rantai kesulitan dalam keluarga," ujar Pram.
‎
‎Menurutnya, KJMU tidak sebatas bantuan biaya kuliah, melainkan juga mencakup pembinaan, pendampingan, serta berbagai program pengembangan diri. Karena itu, para penerima diharapkan mampu mempertahankan prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan etika.
‎
‎"Maka, kami berharap para penerima mampu menjaga prestasi dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Berorganisasi penting untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan jejaring," katanya.
‎
‎Pram juga menyampaikan harapan agar cakupan KJMU ke depan dapat diperluas hingga jenjang magister dan doktoral. Dengan perluasan tersebut, akses pendidikan tinggi bagi warga Jakarta diharapkan semakin terbuka dan berkelanjutan.
‎
‎"Bermimpilah setinggi-tingginya. Kita semua berhak bercita-cita menjadi apa pun. Mimpi itulah yang akan mendorong kita meraih prestasi terbaik dan berkontribusi bagi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing," tuturnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menyatakan, pelaksanaan KJMU Tahap II 2025 merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses dan memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
‎
‎"Melalui forum ini, kami memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat pembinaan dan komitmen akademik para penerima," ucap Nahdiana. 
‎
Ia mendorong, pembentukan Forum KJMU di setiap perguruan tinggi sebagai wadah komunikasi dan penguatan jejaring mahasiswa penerima manfaat.
‎
‎Salah satu penerima baru, Galih Hidayatulloh dari Universitas Indonesia, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya. Ia menyebut beasiswa tersebut sangat membantu dalam melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.
‎
‎"Beasiswa ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Saya bisa fokus belajar tanpa memikirkan biaya kuliah. Terima kasih atas dukungan yang diberikan, dan saya akan memanfaatkannya sebaik mungkin," pungkas Galih.
‎
‎Sebagai informasi, pada Tahap II Tahun 2025, KJMU disalurkan kepada 16.920 mahasiswa yang tersebar di 97 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia serta 17 perguruan tinggi swasta di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, 2.524 merupakan penerima baru dan 14.396 penerima lanjutan. Pada Tahap I sebelumnya, bantuan telah diberikan kepada 16.979 mahasiswa. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Umum, DKI Jakarta
wwwwww