Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jan Olde Riekerink Sudah Pahami Permainan Manila Digger FC

Jan Olde Riekerink Sudah Pahami Permainan Manila Digger FC
Dewa United FC. (Ileague.id)
Kamis, 05 Maret 2026 15:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA – Dewa United Banten FC bersiap menghadapi tantangan besar pada babak perempat final AFC Challenge League dengan bertandang ke markas Manila Digger FC di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Kamis (5/3/2026) malam. Laga ini menjadi momentum penting bagi Banten Warriors untuk menegaskan ambisi mereka di kancah Asia.

Dalam sesi Pre Match Press Conference yang digelar di Ruang Konferensi Pers Stadion Rizal Memorial, Rabu (4/3/2026) malam, pelatih kepala Jan Olde Riekerink menegaskan tekad timnya untuk melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.

“Saya pikir hal ini berlaku untuk setiap turnamen. Anda mengikuti turnamen tentu dengan tujuan untuk memenangkannya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, pelatih berkebangsaan Belanda ini mengungkapkan bahwa timnya telah berada di Manila selama dua hari guna melakukan adaptasi, terutama menghadapi perbedaan kondisi lapangan.

“Saat ini kami sudah berada di sini selama dua hari. Kami akan bermain dalam kondisi yang berbeda, di atas lapangan buatan. Namun, saya rasa dengan latihan kemarin dan hari ini, semoga itu cukup untuk beradaptasi," tuturnya.

"Besok [hari ini] kita akan lihat hasilnya. Pertandingan ini berjalan dalam dua laga, jadi membuat pilihan strategi demi hasil pertandingan juga penting,” tambahnya.

Tak hanya berbicara tentang kesiapan timnya, Riekerink juga menunjukkan pemahamannya terhadap karakter permainan lawan. Ia mengaitkan pengalamannya melatih di Afrika Selatan sebagai modal membaca kekuatan Manila Digger FC.

“Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika Selatan, dan banyak pemain mereka berasal dari Gambia. Saya melihat gaya permainan yang sama di sana," terangnya.

"Mereka bermain dengan identitas yang jelas, yang juga dibentuk dari akar Afrika para pemainnya. Selain itu, saat di Cape Town City, saya terbiasa menghadapi tim-tim seperti ini, sehingga saya juga memahami kekuatan dan kelemahan kualitas sepak bola Afrika,” tutupnya. ***

wwwwww