Pasar Jaya Sewa 20 Truk Percepat Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati
![]() |
| Tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. (Ist). |
Rabu, 01 April 2026 16:24 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Perumda Pasar Jaya menyewa 20 unit truk dari perusahaan jasa pengangkutan sampah business to business (B2B) yang terdaftar resmi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan DPMPTSP untuk mempercepat penanganan timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan aktivitas pasar tetap berjalan lancar serta menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.
Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh mengatakan, 20 unit armada tersebut terdiri atas 19 unit truk tronton berkapasitas 20 ton per unit dan satu unit truk tipe typher dengan kapasitas angkut 12 ton. Selain penambahan armada, pihaknya juga akan melakukan perbaikan pada tembok belakang pasar yang mengalami kerusakan.
"Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan dapat selesai dalam 10 hingga 12 hari. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah segera teratasi," ujarnya di Jakarta, pada Rabu (1/4/2026).
Penambahan armada tersebut ditargetkan mampu mempercepat proses pengangkutan sampah yang sempat menumpuk dalam jumlah besar. Sebelumnya, volume sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati dilaporkan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton. Kondisi ini terjadi akibat kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026 dan sempat menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.
Selain menyewa truk, Perumda Pasar Jaya juga melakukan penertiban serta penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali. Upaya ini dilakukan agar penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu mencegah terjadinya penumpukan sampah serupa di masa mendatang.
Untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, Perumda Pasar Jaya menyiapkan rencana aksi berkelanjutan. Dalam jangka pendek, perusahaan tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 guna meningkatkan kapasitas pengangkutan internal.
Sementara dalam jangka panjang, perusahaan mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan melalui uji coba teknologi thermal hydrolysis dan sistem Manajemen Sampah Zero (MASARO) sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.
"Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan dapat selesai dalam 10 hingga 12 hari. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah segera teratasi," pungkas Topik. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













