Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
11 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Badminton

Pramono Pimpin Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu, Upaya Kendalikan Spesies Invasif di Sungai Jakarta

Pramono Pimpin Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu, Upaya Kendalikan Spesies Invasif di Sungai Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist).
Jum'at, 17 April 2026 14:05 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengintensifkan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota sebagai langkah pengendalian spesies invasif yang dinilai telah mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Jalan Janur Elok VI, Blok QD 9, RT 09/RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026).

‎
‎Operasi penangkapan ikan sapu-sapu menjadi fokus utama Pemprov DKI Jakarta karena populasi spesies tersebut telah mendominasi sejumlah perairan di ibu kota. Kondisi ini dinilai berpotensi merusak lingkungan perairan dan mengganggu keberlangsungan biota asli.
‎
‎"Langkah ini dilakukan karena keberadaan ikan sapu-sapu di sejumlah perairan Jakarta sudah sangat dominan, mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dari populasi biota air, sehingga mengganggu kondisi ekosistem perairan," ujar Pram.
‎
‎Menurutnya, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang memiliki kebiasaan menggali dasar dan pinggir sungai, sehingga berpotensi merusak bantaran atau turap sungai, mempercepat sedimentasi, serta mengganggu habitat alami organisme air lainnya. Oleh karena itu, penangkapan secara masif dinilai sebagai langkah penting untuk mengendalikan populasinya.
‎
‎Operasi penangkapan ikan sapu-sapu tersebut dilaksanakan secara serentak di lima titik strategis, yakni di RW 06 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara; Kali Anak TSI di Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat; Kali Cideng di Jakarta Pusat; Pintu Air Outlet Setu Babakan di Jakarta Selatan; serta Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung di Jakarta Timur. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat terkait, serta partisipasi masyarakat setempat.
‎
‎Pram menegaskan, seluruh hasil tangkapan ikan sapu-sapu akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku, yakni dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan ikan tidak kembali ke perairan dan tidak diperjualbelikan secara bebas.
‎
‎"Operasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam pemulihan perairan Jakarta, mulai dari penanganan cepat di lapangan, pengendalian secara berkala, perbaikan kualitas air, hingga pemulihan permanen ekosistem sungai dan saluran," ucapnya.
‎
‎Kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu ini turut dihadiri Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Haeru Rahayu, serta sejumlah pejabat lainnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww