Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kejurnas Gimnastik Junior dan Senior 2026 Jadi Ajang Pemantauan

Kejurnas Gimnastik Junior dan Senior 2026 Jadi Ajang Pemantauan
Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati saat membuka Kejurnas Gimnastik Junior dan Senior 2026. (Foto: FGI)
Sabtu, 02 Mei 2026 22:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

ARCAMANIK - Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia Ita Yuliati membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gimnastik Junior dan Senior 2026 di Gymnasium Arcamanik, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2025).

Sebanyak 202 peserta dari 16 Pengurus Provinsi Gimnastik Indonesia akan tampil di gimnastik artistik putra (MAG), gimnastik artistik putri (WAG), dan gimnastik ritmik (RG). Ketiga disiplin ini akan dipertandingkan hingga 9 Mei.

“Kejurnas merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan Gimnastik Indonesia. Ini menjadi salah satu indikator bagi kami, Federasi Gimnastik Indonesia melihat potensi dan melakukan pemantauan atlet yang dapat kami bimbing dan bina di tingkat selanjutnya,” kata Ita dalam sambutannya di pembukaan Kejurnas Gimnastik.

Turut hadir dalam pembukaan, yaitu Waka Jasdam III Siliwangi Letkol. Inf. Annas Muhlizar Azhar yang mewakili Pangdam
Siliwangi, Grup Head Bisnis Kantor Wilayah 1 Bank BJB Riza Himawansyah yang hadir mewakili Dirut BJB, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Gilang Sailendra, dan Ketua Gimnastik Indonesia Jawa Barat Dika Chrisna Irzandi.

Ita berharap atlet-atlet gimnastik yang tampil di Kejurnas Junior-Senior ini dapat memiliki motivasi untuk mengukir prestasi hingga panggung dunia.

“Atlet-atlet junior ini kami harapkan ke depannya, untuk atlet senior kami akan lihat bagaimana perkembangannya. Pasang target tinggi, di Kejurnas, selanjutnya di PON, dan semoga kelak kalian bisa mewakili Indonesia di SEA Games, Asian Games, dan sampai ke Olimpiade,” ujar Ita.

“Gimnastik sekarang sudah lebih dikenal sejak Kak Rifda (Irfanaluthi) tampil di Olimpiade dan World Gymnastics memberikan kepercayaan kepada kita untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik yang tahun lalu sukses lita selenggarakan, dan penggunaan peralatannya juga dilanjutkan ke beberapa Pengrov, termasuk Jawa Barat ini. Ini menjadi salah satu langkah pembinaan gymnastics agar dapat meneruskan wakil di Olimpiade.”

Sebagai informasi, 72 atlet tercatat tampil di disiplin MAG untuk tiga kategori yakni elite, senior, dan junior. WAG terdata 81 atlet tampil di tiga kategori yakni elite, senior, dan junior. Sedangkan RG ada 49 atlet untuk kategori senior dan junior.

Kabid Binpres Federasi Gimnastik Indonesia Hesti Diwayanti mengatakan untuk Kejurnas ini, Tim Binpres memutuskan untuk menurunkan skala umur di kategori senior.

“Kategori senior kita mulai dari umur 15 tahun, sehingga diharapkan persaingan Kejurnas kali ini menjadi semakin kompetitif,”ujar Hesti.

Ia menambahkan, atlet elite pelatnas tidak diturunkan di Kejurnas. Sebab, di antara mereka masih harus menjaga kondisi guna pemulihan cedera. “Seperti Abiyu, ia cedera ACL sehingga perlu recovery,” kata Hesti. ***

wwwwww