Aditya Main Remis, GM Susanto Megaranto Tumbang
![]() |
| IM Aditya Bagus Arfan saat memberikan keterangan. (PB Percasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Aditya, panggilan karibnya, yang cukup diunggulkan terpaksa harus puas bermain remis dengan sesama pecatur muda FM Muhamad Agus Kurniawan. Dengan hasil ini, dia mengemas 2,5 Victory Point (VP).
Kegagalan Aditya yang memulai permainan dengan pembukaan Carokan tidak terlepas dari kelalaiannya. Padahal, dia sempat unggul di babak awal. “Saya melakukan kesalahan, ngantuk, akhirnya blank dan blunder di langkah ke-17,” jelasnya.
Ketika posisinya kalah tipis, Aditya menawarkan remis di langkah ke-23. “Posisi saya saat itu, kalah tipis. Saya kaget ketiga tawaran remis diterima Agus Kurniawan,” lanjutnya seraya tersenyum.
Di event ini, Aditya yang memiliki elo rating 2.370 mengaku tidak terlalu berambisi mengincar gelar juara. “Target Saya, cukup Tiga Besar. Di turnamen ini, lawannya bagus-bagus, panitianya juga bekerja maksimal,” kata Adit yang berharap elo ratingnya meningkat.
Nasib Aditya lebih baik dari GM Susanto Megaranto (2.476) yang menjadi unggulan pertama menjadi “korban”. Santo, panggilan karibnya, dipaksa menyerah oleh FM Rudin Hamdani, sedangkan GM Novendra Priasmoro (2.408) ditahan remis CM Dziththauly Ramadhan.
”Saya memegang bidak putih sengaja tampil menekan dan memanfaatkan blunder Susanto,” kata Rudin yang tidak mau sesumbar dan hanya pasang target masuk dalam tiga besar.

Hingga tiga babak yang telah dipertandingkan, peringkat pertama dikuasai IM Muhammad Lutfi Ali dengan 3 poin kemenangan (VP), disusul Stevanky juga dengan 3 VP di posisi kedua, sementara posisi ketiga ditempati pecatur Jerman, Tobias Voege (2,5 VP). Sementara Aditya dan Muhammad Agus Kurniawan berada di posisi keempat dan kelima.
Untuk Kategori Challenger atau pecatur yang elo ratingnya di bawah 2.000, posisi pertama, kedua, dan ketiga ditempati Eri Purnama, Roy Marpaung, dan Jordan Rayson Pardomuan masing-masing mengemas 3 VP.
Di JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2026, sebanyak 14 pecatur disabilitas asal Jakarta ikut ambil bagian, dengan rincian 10 pecatur tuna netra dan 4 tuna daksa. Khusus untuk pecatur tuna netra, saat bertanding mereka dibantu oleh seorang pendamping.
Sementara itu, R. Artsanti Alif Vice President/Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk menilai turnamen Japfa FIDE Rated edisi tahun ini semakin kompetitif dengan hadirnya pecatur terbaik nasional termasuk peserta dari 7 negara.
“Hadirnya pecatur papan atas nasional seperti GM Susanto Megaranto dan GM Novendra Priasmoro setidaknya menambah event ini semakin berkualitas dan sangat menjanjikan, ” ungkap Artsanti Alif. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













