Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
24 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
24 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jakarta Boxing League 2026, Ajang Pembinaan Petinju Muda dan Sparring Petinju Pelatnas

Jakarta Boxing League 2026, Ajang Pembinaan Petinju Muda dan Sparring Petinju Pelatnas
Hengky Silatang didampingi Boy Pohan dan Shakilla Silatang saat memberikan penjelasan Jakarta Boxing League 2026. (Ist)
Sabtu, 23 Mei 2026 22:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) terus melakukan terobosan dalam upaya menjaring petinju-petinju berkualitas. Kali ini, PERBATI DKI Jakarta menggelar Jakarta Boxing League 2026 yang berlangsung di Gedung Delta Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (24/5/2026).

Meski baru pertama kali digelar, event yang digelar selama sehari ini cukup banyak peminatnya. Tercatat 80 petinju dari berbagai sasana di Jakarta  termasuk petinju pelatnas junior dan senior.

Sekjen PERBATI, Hengky Silatang yang ditemui saat menghadiri acara timbang badan petinju di Gedung Delta Jakarta, Sabtu (23/5/2026), menyebut Jakarta Boxing League 2026 punya dua misi.

Pertama, sebagai ajang pembinaan bagi petinju-petinju muda DKI Jakarta. Kedua, sebagai ajang sparring petinju pelatnas junior yang dipersiapkan tampil pada Asian U 19 & U 23 Boxing Championships 2026 di Jakarta, 3-16 Juli 2026 dan petinju pelatnas senior yang akan tampil di Asian Games Nagoya 2026.

“Kami menyadari tanpa ada kompetisi tidak akan mungkin lahir petinju berkualitas. Makanya, Jakarta Boxing League 2026 akan dijadikan kawah candradimuka pembinaan petinju-petinju muda DKI Jakarta sehingga bisa melahirkan petinju yang mampu meraih prestasi di ajang event nasional dan internasional,” kata Hengky Silatang, pemilik HS Boxing Camp Ciseeng Bogor, Jawa Barat.

“Petinju pelatnas junior dan senior sengaja dilibatkan agar mereka bisa sparring partner dengan petinju lainnya. Jadi, kita bisa melihat sejauh mana perkembangan prestasi dan kelemahan selama menjalani pelatnas,” tambahnya.

Wakil Sekjen PERBATI, Muhamad Arisa Putra Pohan mengatakan, Jakarta Boxing League 2026 sebagai pembuka jalan dalam mengembalikan kembali kejayaan tinju amatir Indonesia. Karena, event serupa akan digelar di berbagai daerah.  

“Kita awali dari Jakarta kemudian akan merambah ke daerah-daerah lain. Jadi, PERBATI bisa menjaring lebih banyak petinju muda berkualitas ke depannya. Apalagi, PERBATI telah banyak melahirkan pelatih dan wasit/juri melalui program penataran yang didukung penuh World Boxing,” kata Boy Pohan, panggilan karibnya.  

Petinju pelatnas Pangeran Februzio yang dipersiapkan untuk tampil pada Asian U 19 & U 23 Boxing Championships 2026 dan Asian Games Nagoya 2026 menyatakan kesiapannya menghadapi Freschoo. “Saya siap tempur dan tidak akan memberikan kesempatan bagi lawan mengembangkan permainannya,” kata Pangeran.

“Persiapan pertandingan sudah selesai termasuk timbang badan. Penonton tinggal hanya menyaksikan duel petinju muda dan petinju pelatnas di atas ring. Dan, saya pastikan mereka akan menampilkan yang terbaik di Jakarta Boxing League 2026,” kata Shakilla Silatang, Promotor Jakarta Boxing League 2026. ***

wwwwww