Aksi Warga Bela Pedagang Es Krim dari Tarikan Petugas Satpol PP di Bundaran HI
![]() |
| Satpol PP DKI Jakarta menertibkan pedagang es krim bersepeda yang berjualan di car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (24/5/2026). (Tangkapan layar @Infojkt24) |
JAKARTA - Aksi solidaritas warga mewarnai penertiban pedagang es krim keliling oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kawasan car free day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Kejadian yang terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial ini terjadi, Minggu (24/5/2026).
Dalam unggahan Instagram @asalput dan @infojkt24, terlihat seorang pedagang es krim yang menuntun sepedanya dikerumuni oleh sejumlah aparat penegak peraturan daerah. Sempat terjadi momen petugas memegangi lengan pedagang, sebelum akhirnya beberapa warga, termasuk seorang pria berpakaian merah, maju menolong penjual tersebut agar terlepas dari pengamanan petugas.
"Untung banget ada bapak-bapak baju merah yang berani berantemin Satpol PP buat lepasin bapaknya. Akhirnya abang es krimnya dilepas. Gue gak bisa bayangin kalau dia harus diangkut. Gue akan ikut abangnya karena gue pembeli terakhir," terang akun @asalput saat menceritakan kronologi kejadian.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengonfirmasi insiden yang melibatkan personelnya di lokasi. Ia menerangkan bahwa aktivitas perdagangan memang tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) demi kelancaran dan ketertiban warga yang berolahraga.
Merespons reaksi publik atas tindakan anak buahnya, Satriadi memastikan akan melakukan evaluasi internal agar pendekatan di ruang publik bisa berjalan lebih profesional dan dipenuhi empati.
"Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan penertiban, pendekatan humanis, komunikasi yang baik, dan sikap persuasif harus selalu dikedepankan," jelas Satriadi.
Ia juga menegaskan komitmen instansinya untuk terus menjaga ketertiban ruang publik ibu kota tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.
"Satpol PP DKI Jakarta akan terus berkomitmen menjaga ketertiban dengan pendekatan yang humanis," urainya.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kompas.com |
| Kategori | : | Olympic, DKI Jakarta |












