Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Jakarta 500 Tahun, Eks Ketua DPRD Prasetyo Soroti PR Pemprov DKI

Jelang Jakarta 500 Tahun, Eks Ketua DPRD Prasetyo Soroti PR Pemprov DKI
Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024, Prasetyo Edi Marsudi.
Kamis, 11 Juni 2026 16:14 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA- Menjelang usia ke-500 Jakarta pada 2027, mantan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2024, Prasetyo Edi Marsudi mendorong, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan transportasi publik, pengendalian banjir, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

‎Menurut Prasetyo, transformasi Jakarta menjadi kota global tidak cukup hanya ditopang oleh pembangunan fisik dan infrastruktur modern. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan kualitas manusia Jakarta terus meningkat agar mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia.

‎
‎"Yang pertama soal pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan Jakarta. Ini tidak bisa cuma diukur dari infrastruktur dan gedung pencakar langit, tapi bagaimana kualitas sumber daya manusianya," kata Prasetyo di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
‎
‎Prasetyo menilai, kemajuan Jakarta dalam satu dekade terakhir cukup signifikan. Namun, sejumlah pekerjaan rumah masih harus diselesaikan menjelang Jakarta memasuki usia lima abad, mulai dari kemacetan, banjir, hingga persoalan lingkungan hidup.
‎
‎Selama menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, ia mengaku konsisten mendorong Pemprov DKI untuk memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, investasi pada kualitas manusia merupakan syarat utama bagi Jakarta untuk berkembang sebagai kota global yang kompetitif.
‎
‎Selain penguatan SDM, Prasetyo menyoroti pentingnya percepatan pengembangan transportasi publik. Ia mengklaim langkah Pemprov DKI dalam membangun integrasi antarmoda transportasi sudah berada di jalur yang tepat dan perlu terus diperluas agar masyarakat semakin beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
‎
‎"Sebab saya percaya kalau ini sudah optimal dan baik semua, tidak ada lagi yang mau pakai kendaraan pribadinya. Semuanya naik transportasi umum," ujarnya.
‎
‎Prasetyo juga menilai pengembangan jaringan MRT, Transjakarta, dan integrasi transportasi kawasan aglomerasi Jabodetabek menjadi faktor penting dalam mengurangi kemacetan yang selama ini membebani Jakarta.
‎
‎Di sisi lain, persoalan banjir masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Prasetyo mengakui berbagai upaya penanganan banjir yang dilakukan selama dirinya memimpin DPRD belum mampu mengatasi masalah tersebut secara menyeluruh.
‎
‎Meski demikian, ia melihat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap pengendalian banjir, termasuk melalui penataan kawasan bantaran sungai dan penguatan infrastruktur sumber daya air.
‎
‎"Saya lihat Mas Pram concern sekali dan titik-titik banjir kita bisa lihat sudah mulai berkurang. Intinya penataan kawasan bantaran perlu terus dilakukan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan lingkungan," ucapnya.
‎
‎Prasetyo menuturkan, isu lingkungan hidup juga harus menjadi prioritas utama menjelang Jakarta memasuki usia ke-500. Status kota global, menurut dia, harus dibarengi dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
‎
‎Ia mendorong, Pemprov DKI memperluas ruang terbuka hijau, mengendalikan polusi udara, serta memodernisasi sistem pengelolaan sampah agar kualitas lingkungan perkotaan semakin baik.
‎
‎"Kalau pemerintah sudah seperti itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan perlu terus ditingkatkan melalui edukasi dan partisipasi yang aktif," tuturnya.
‎
‎Tak hanya itu, Prasetyo turut menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, pelayanan publik dinilai harus mampu berjalan lebih cepat, tepat, dan efisien.
‎
‎Prasetyo menegaskan, peringatan 500 tahun Jakarta tidak boleh berhenti sebagai seremoni sejarah semata. Momentum tersebut harus dimanfaatkan Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat fondasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di masa depan.
‎
‎"Dan saya yakin di kepemimpinan Mas Pram dan Pak Ketua DPRD yang baru ini transparansi dan akuntabilitas dapat semakin optimal dan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww