Wujud Nyata Lapas I Tangerang Kirim Bantuan 100 Sembako Warga Babakan
![]() |
| Lapas I Tangerang berikan bantuan sembako bagi warga Babakan. (ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Bantuan tersebut berasal dari sebagian keuntungan program pembinaan kemandirian yang dijalankan warga binaan di dalam lapas.
Langkah ini menjadi upaya Lapas Tangerang menunjukkan bahwa hasil pembinaan tidak berhenti di balik tembok pemasyarakatan, tetapi dapat kembali dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.
“Selama ini masyarakat sering melihat lapas hanya sebagai tempat menjalani hukuman. Padahal di dalamnya ada berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang menghasilkan karya serta produk bernilai ekonomi," kata Beni, Kamis (18/6).
"Sebagian keuntungan dari program tersebut kami sisihkan untuk kegiatan sosial seperti hari ini,” tambahnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak besar, namun memiliki makna penting karena berasal dari proses pembinaan yang dijalani warga binaan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga dan anak yatim piatu di wilayah binaan Kelurahan Babakan.
Selain menyerahkan paket sembako, jajaran Lapas Tangerang juga berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan sekitar.
Beni menegaskan, paradigma pemasyarakatan saat ini tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga pada kontribusi sosial yang dapat dirasakan masyarakat.
“Pemasyarakatan harus memberikan dampak. Hasil pembinaan harus mampu menciptakan manfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar," ucap Beni.
"Karena tujuan akhirnya adalah menghadirkan perubahan yang positif,” ujarnya.
Program pembinaan kemandirian di Lapas Tangerang sendiri mencakup berbagai sektor usaha produktif yang dikelola warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Sebagian hasil usaha tersebut menjadi sumber pendanaan untuk mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Warga penerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pokok, bantuan sembako dinilai dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dan institusi pemasyarakatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan baru pemasyarakatan yang menempatkan lapas tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai institusi yang berkontribusi terhadap kehidupan sosial masyarakat. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | PON, Voli, Jawa Barat |












