Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dukung Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026 dan Program Piala Dunia 2030, Presiden Prabowo Dialog dengan John Herdman

Dukung Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026 dan Program Piala Dunia 2030, Presiden Prabowo Dialog dengan John Herdman
Presiden Prabwo Subianto saat bicara dengan Menpora Erick Thohir dan pelatih Timnas John Herdman. (Kemenpora)
Sabtu, 20 Juni 2026 13:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah terhadap kemajuan sepakbola nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional. 

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6.2026) kemarin.

Usai pertemuan, Erick menyebut telah melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan sepakbola nasional, termasuk peluang Indonesia menjadi salah satu tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026.

Erick mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut. “Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian,” ujar Erick dalam keterangannya.

Selain membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Tim Nasional Indonesia. Erick mengatakan bahwa Kepala Negara menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama dalam mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.

“Jadi tadi Coach John ditanya gimana persiapan ke depan, apakah yang dibutuhkan. Bapak Presiden bilang pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan, bulan September. Ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan,” ungkap Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berdialog langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai kesiapan tim menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat.

John menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Kepala Negara dan pemerintah terhadap pengembangan sepakbola nasional. Dia juga menjelaskan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF (ASEAN Football Federation) dan FIFA ASEAN.

John menyebut kedua ajang tersebut dinilai menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kualitas tim, memberi pengalaman kepada para pemain, sekaligus mengukur kesiapan skuad menuju target yang lebih besar.

“Dan kemudian ASEAN. FIFA ASEAN. Saya mendapatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan pemain terbaik dari yang terbaik untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting. FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kami ambil dan untuk membawa pulang piala sekarang,” imbuh John.

Lebih lanjut, John mengatakan bahwa seluruh tim pelatih dan pemain saat ini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target besar Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras.

“Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepakbola. Beliau, seperti setiap orang Indonesia, sama saja. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Segala yang kami lakukan. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkas John.

Dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN dan penguatan Timnas menunjukkan tekad pemerintah menjadikan sepak bola sebagai salah satu instrumen pemersatu bangsa, sekaligus sarana membangun kebanggaan Indonesia di tingkat internasional. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia kini semakin percaya diri menatap target besar menuju Piala Dunia 2030. ***

wwwwww