Jejak Pendidikan Mufli Budi Ananda Sang Komisaris Baru Krakatau Posco
![]() |
| Mufli Budi Ananda dan Raffi Ahmad. (Foto: Istimewa/rmol.id) |
JAKARTA - Keputusan PT Krakatau Posco mengangkat Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris memicu sorotan tajam terkait latar belakang pendidikannya. Mufli yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, diduga belum menuntaskan pendidikan S1.
Mufli tercatat menempuh pendidikan Diploma Teknik Listrik di Politeknik Bunda Kandung. Setelah lulus, ia melanjutkan ke Program Studi Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) tahun 2014.
Namun, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018-2019. Hal ini membuat publik mempertanyakan kompetensinya di sektor manufaktur.
Meski begitu, ia kini menjabat Komisaris PT Krakatau Posco, mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Posisi Presiden Direktur saat ini masih dipegang oleh Kim Young-Joong.
Warganet pun ramai membahas pengangkatan pria usia 27 tahun ini yang lebih sering mengurus aktivitas harian dan bisnis Raffi Ahmad ketimbang berkarier di industri baja.
"Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad menjadi Komisaris Krakatau Posco," ungkap pengguna X @GerradKevin, Minggu (28/6/2026).
Postingan yang menarik perhatian 3,4 juta pengguna X itu turut mempertanyakan dugaan jalur orang dalam.
"Tidak tahu, kok bisa? jalurnya gimana?" sambungnya.
Pengguna Threads @paltiwest juga memberikan komentar serupa.
"Lagi ramai soal komisaris usia 27 tahun yang belum berpengalaman, paling epic sih asisten Raffi Ahmad," urainya, Minggu (28/6/2026).
Perusahaan tempat Mufli bernaung kini bukan perusahaan sembarangan. PT Krakatau Posco adalah hasil patungan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan POSCO, perusahaan baja asal Korea Selatan.
Pabrik baja terpadu terbesar di Indonesia ini beroperasi di Cilegon, Banten, dan mampu memproduksi hingga 3 juta ton baja per tahun. Hingga saat ini, pihak PT Krakatau Posco belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan penunjukan Mufli di jajaran dewan komisaris.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | rmol.id |
| Kategori | : | e-Sports, DKI Jakarta |













