Operasional Pemprov Terdampak Kebakaran Gedung Bapenda, ASN Terapkan WFH
![]() |
| Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. (ilustrasi: m rafdinal adrianto/goriau.com/gemini ai) |
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung melakukan penyesuaian operasional kerja setelah Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat dilalap si jago merah, Jumat (7/8/2026) malam. Setidaknya 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di fasilitas tersebut kini menjalankan tugas melalui sistem work from home (WFH).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membeberkan bahwa bangunan 16 lantai tersebut tidak hanya digunakan oleh satu instansi, melainkan menjadi lokasi kerja gabungan berbagai perangkat daerah esensial.
"Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN," terangnya, Sabtu (8/8/2026).
Siasat Pelayanan Publik
Untuk mencegah terjadinya kelumpuhan birokrasi dan administrasi masyarakat, kebijakan alternatif lokasi kerja langsung diberlakukan. Para ASN diarahkan untuk bekerja secara bergantian dari rumah atau menggunakan fasilitas pemerintah lainnya.
"Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme WFH secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya," urai Pramono.
Langkah taktis ini diambil agar seluruh perizinan, layanan perpajakan, dan koordinasi perbankan daerah tetap berjalan sesuai standar pelayanan minimal.
Kendala Teknis Pemadaman
Sementara itu, otoritas pemadam kebakaran memusatkan operasi di bagian atas gedung. Titik api teridentifikasi melahap enam lantai teratas dari struktur bangunan tersebut.
"Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," papar Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara.
Laporan kebakaran masuk ke pusat komando pukul 21.30 WIB dan operasi penanggulangan dimulai sepuluh menit berselang. Bayu mengonfirmasi bahwa situasi mulai terkendali saat memasuki waktu dini hari.
"Jadi sampai sekarang jam pukul 01.53 ya, alhamdulillah udah mulai pendinginan," jelasnya.
Ia mengungkapkan adanya pendekatan spesifik dalam memadamkan api di gedung bertingkat tinggi tersebut. "Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan," sambungnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | okezone.com |
| Kategori | : | Olympic, Voli, DKI Jakarta |













