Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Desak Karhutla Way Kambas Dicegah Sejak Dini: Jangan Tunggu Api Membesar

DPR Desak Karhutla Way Kambas Dicegah Sejak Dini: Jangan Tunggu Api Membesar
Kebakaran hutan di Lampung. (Ist)
Jum'at, 04 September 2026 22:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI),  Firman Soebagyo mendesak perubahan strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan menunggu kebakaran terjadi.

Hal itu disampaikan Firman saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke TN Way Kambas, untuk memantau langsung kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di kawasan konservasi tersebut.

Way Kambas merupakan habitat penting bagi sejumlah satwa dilindungi, termasuk gajah, badak Sumatera, dan harimau Sumatera. Kawasan tersebut juga berstatus ASEAN Heritage Park sehingga memiliki nilai ekologis dan konservasi yang sangat strategis.

Dalam dialog bersama Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas dan jajaran, Firman menilai pola penanganan karhutla perlu diubah dari pendekatan pemadaman setelah kejadian menjadi pencegahan sejak dini.

"Hari ini kita lihat langsung. Prinsipnya harus kita balik. Jangan 'padam setelah terjadi', tapi 'cegah duluan'. Karena mencegah itu jauh lebih murah, lebih cepat, dan menyelamatkan nyawa satwa dan manusia," tegas Firman, Jumat (4/9/2026).

Firman mencontohkan pola penanganan karhutla di China yang menurutnya dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia. Ia menekankan tiga langkah utama, yakni mencegah sejak awal, mendeteksi kebakaran secara cepat, dan bergerak bersama ketika api membesar.

Pertama, pencegahan dilakukan dengan memperketat larangan pembukaan lahan menggunakan api, meningkatkan edukasi masyarakat di desa penyangga, serta memperkuat sekat bakar dan Kampung Siaga Karhutla.

Kedua, deteksi dini perlu diperkuat melalui pemasangan kamera pemantau selama 24 jam dan penggunaan drone untuk menemukan titik api sedini mungkin.

Ketiga, ketika kebakaran membesar, penanganan harus dilakukan secara terpadu melalui pengerahan kekuatan dari darat dan udara.

"Kuncinya cuma tiga: cegah duluan, deteksi cepat, dan bergerak bareng. Ini yang harus segera kita terapkan di Way Kambas," ujar Firman.

Minta Jalur Evakuasi Satwa

Selain pencegahan kebakaran, Firman juga menyoroti aspek keselamatan satwa apabila terjadi karhutla di kawasan TN Way Kambas.
Ia meminta pengelola taman nasional memastikan ketersediaan jalur evakuasi satwa, embung air di zona inti, serta standar operasional prosedur (SOP) penyelamatan apabila gajah, badak, maupun harimau terdampak asap dan kebakaran.

"Way Kambas ini ASEAN Heritage Park. Ini rumah terakhir Badak Sumatera. Kalau Way Kambas terbakar, kita kehilangan warisan dunia. Negara wajib hadir penuh di sini," katanya.

Firman memastikan Komisi IV DPR RI akan mengawal kebutuhan tambahan anggaran untuk memperkuat sarana dan prasarana pencegahan serta deteksi dini karhutla di TN Way Kambas dalam pembahasan APBN. ***

wwwwww