Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Keluarga Hartono Tanam Modal di Sektor Kertas AS dan Austria

Keluarga Hartono Tanam Modal di Sektor Kertas AS dan Austria
R. Budi Hartono dan Michael Hartono.
Selasa, 08 September 2026 21:30 WIB

JAKARTA - Keluarga Hartono melalui jaringan usahanya dilaporkan telah menanamkan modal bernilai jumbo ke luar negeri. Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Bloomberg, total dana yang dikucurkan untuk investasi tersebut melampaui US$ 1 miliar atau setara Rp 17,5 triliun.

Investasi tersebut diawali pada 2023 ketika Evergreen Hill Enterprise Pte menanamkan modal senilai US$ 669 juta ke sebuah bisnis kertas khusus di Amerika Serikat. Perusahaan investasi yang berpusat di Orchard Towers, Singapura, ini berdiri sejak 2019 dan berada dalam kendali PT Eragraha Pirantimegah. 

Kepemilikan Saham dan Jaringan Bisnis

Dalam struktur PT Eragraha Pirantimegah, mayoritas saham sebesar 51 persen dipegang oleh Robert Budi Hartono. Sementara itu, sisa kepemilikan saham sebesar 49 persen sebelumnya berada di tangan Michael Bambang Hartono yang wafat pada Maret 2026.

Setahun berselang setelah investasi di Amerika Serikat, Evergreen Hill Enterprise Pte kembali memperluas portofolio bisnis dengan mengambil alih perusahaan kertas rokok di Austria. Nilai transaksi pengambilalihan pabrik tersebut mencapai US$ 418 juta atau setara 360 juta euro. 

Kaitan dengan PT Bukit Muria Jaya

Dokumen SEC menyebutkan bahwa Evergreen Hill Enterprise Pte memiliki afiliasi erat dengan PT Bukit Muria Jaya yang merupakan bagian dari Djarum Group. Perusahaan manufaktur tersebut berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dan memproduksi berbagai kebutuhan produk kertas untuk kelompok usaha Djarum.

Catatan media internasional mencatat bahwa kelompok pengusaha ini memiliki setidaknya sembilan entitas bisnis di Singapura dan London. Sebagian besar entitas pendukung tersebut tercatat menggunakan fasilitas yurisdiksi di British Virgin Islands serta Cayman Islands dengan total nilai investasi mencapai US$ 1,4 miliar.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Nasional, Ekonomi, Basket, DKI Jakarta
wwwwww