Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pujian Pieter Huistra buat Pemain Muda Rekrutan Baru PSS

Pujian Pieter Huistra buat Pemain Muda Rekrutan Baru PSS
Pemain muda PSS Sleman, Markus Otto Alberti Madjar. (Ileague.id)
Kamis, 10 September 2026 12:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SLEMAN - PSS Sleman baru saja memperkenalkan rekrutan barunya yakni pemain muda Markus Otto Alberti Madjar. Ada alasan mengapa PSS memilih Markus Madjar sebagai bagian dari proyek jangka panjang tim berjuluk Super Elang Jawa.

Di mata Pieter Huistra, gelandang muda asal Jayapura tersebut memiliki sesuatu yang penting untuk dikembangkan yakni kemampuan bermain secara sederhana, efektif, dan cerdas.

Markus Madjar didatangkan dari Persipura untuk menambah kekuatan di sektor tengah PSS. Meski usianya masih muda, bakat dan karakter permainannya membuat pemain kelahiran Jayapura tersebut masuk dalam radar Huistra sebagai bagian dari masa depan tim.

Namun, sang pelatih tidak ingin terburu-buru membebani Markus dengan ekspektasi besar.

Bagi Huistra, potensi seorang pemain muda bukan sesuatu yang harus dipaksakan untuk terlihat dalam waktu singkat. Markus tetap membutuhkan proses, terutama untuk memahami karakter permainan yang diterapkan PSS.

“Tentu saja, ia harus terlebih dahulu membiasakan diri dengan gaya permainan kami. Ia harus belajar dengan cepat. Dialah pemain yang kami rekrut demi masa depan tim,” kata Pieter Huistra.

Menariknya, justru kesederhanaan dalam bermain yang membuat Huistra melihat keistimewaan Markus. Tidak banyak gerakan yang dibuat untuk terlihat menonjol. Tidak pula memaksakan permainan ketika situasi tidak mengharuskannya.

Kemampuan mengambil keputusan secara sederhana merupakan kualitas yang sangat berharga bagi seorang gelandang.

“Bagi saya, ia adalah pemain yang sangat menarik. Cara bermainnya sangat sederhana, tetapi sangat bagus. Jadi, ia dihadirkan khusus untuk lini tengah kami,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Pujian itu sekaligus menggambarkan bagaimana Huistra melihat Markus Madjar. Bukan sebagai pemain muda yang harus langsung menjadi pusat perhatian, melainkan sebagai talenta yang memiliki ruang besar untuk berkembang melalui proses.

Di tengah tuntutan kompetisi level tertinggi, Markus akan mendapatkan kesempatan untuk belajar, beradaptasi, dan mengembangkan permainannya bersama PSS.

Huistra pun memilih melihat lebih jauh daripada sekadar apa yang bisa diberikan Markus saat ini. Ia melihat apa yang bisa dibentuk dari dirinya di masa mendatang.

Sederhana dalam bermain, tetapi menyimpan potensi besar untuk berkembang. Itulah yang membuat Markus Madjar menarik perhatian Pieter Huistra. ***

wwwwww