Tantang Malaysia di Fase Grup, Juru Taktik Indonesia Pastikan Tampil All Out
![]() |
| Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (ketiga kanan) memberikan instruksi saat tim asuhannya melawan Timnas Singapura dalam pertandingan penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026) |
JAKARTA - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bersiap menyambut laga yang mempertemukan kembali dua musuh bebuyutan di Asia Tenggara setelah lima tahun berlalu. Tim nasional Indonesia dijadwalkan menjamu Malaysia dalam lanjutan laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9).
Pertemuan terakhir kedua kesebelasan tercatat di ajang Piala AFF 2020 yang digelar terpusat di Singapura, 19 Desember 2021 lalu. Saat itu, Tim Merah Putih di bawah komando Shin Tae-yong berhasil menghancurkan pertahanan Harimau Malaya dengan skor telak 4-1.
Kini, persaingan kembali memanas setelah kedua tim sama-sama mengamankan kemenangan di laga pembuka. Indonesia sukses menekuk Singapura 2-0, sementara Malaysia tampil garang dengan mencukur Bangladesh 3-0.
Tekanan Warga Sejak Meja Makan
Tingginya ekspektasi publik menjelang laga krusial ini langsung dirasakan oleh Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman. Ia mengaku secara konstan mendapat tuntutan untuk memenangkan pertandingan dari lingkungan sekitarnya, bahkan saat beraktivitas santai.
"Setiap hari saat sarapan, orang yang sama mengatakan kepada saya, 'Malaysia, Malaysia, kamu harus menang'," papar pelatih kelahiran Consett, County Durham, Inggris tersebut saat memberikan keterangan pers.
Ia mengaku sangat memahami keinginan besar masyarakat berkat interaksinya dengan sejumlah staf di tempat ia menginap. Informasi tersebut semakin menyadarkannya akan besarnya arti kemenangan bagi para pendukung skuad Garuda.
Mentalitas Derbi Juru Taktik
Bagi pria berumur 51 tahun ini, atmosfer pertandingan derbi bukanlah sesuatu yang baru. Ia membandingkan tensi Indonesia dan Malaysia dengan rivalitas sepak bola di daerah asalnya, yakni perseteruan antara Newcastle dan Sunderland.
"Saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar. Ketika saya masih di Kanada, kami biasa menghadapi Amerika Serikat dan itu merupakan pertandingan besar," urainya membandingkan pengalamannya menukangi tim di zona Amerika Utara.
Herdman menegaskan pentingnya menaruh rasa hormat kepada tim lawan karena kemenangan tidak bisa diraih dengan mudah. Ia pun memastikan seluruh penggawa timnas akan bermain sekuat tenaga untuk meredam perlawanan tim tamu. "Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya, seperti biasa," tutupnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Sepakbola |













