Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  SEA Games

Demokrat Minta Perda Transportasi DKI Tak Matikan Kapal Tradisional Kepulauan Seribu

Demokrat Minta Perda Transportasi DKI Tak Matikan Kapal Tradisional Kepulauan Seribu
Legislator DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat, Neneng Hasanah. (Ist).
Kamis, 01 Oktober 2026 12:55 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Legislator DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat, Neneng Hasanah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperhatikan keberadaan kapal tradisional masyarakat Kepulauan Seribu dalam penyusunan aturan transportasi.

Hal itu disampaikan Neneng dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026). Ia menyoroti rencana pengaturan transportasi, khususnya yang berkaitan dengan layanan transportasi di Kepulauan Seribu.

‎
‎Neneng mengingatkan agar regulasi transportasi yang nantinya diterapkan tidak justru mematikan aktivitas transportasi tradisional yang selama ini telah dijalankan masyarakat setempat.
‎
‎"Perda dengan transportasi, khususnya yang di Kepulauan Seribu, jangan sampai perda ini bisa mematikan kegiatan yang sudah dilakukan oleh masyarakat Kepulauan Seribu, yaitu transportasi tradisional atau kapal tradisional," kata Neneng.
‎
‎Menurut dia, kapal-kapal tradisional selama ini memiliki peran dalam mengangkut pelaku usaha maupun masyarakat Kepulauan Seribu. Aktivitas tersebut juga telah berlangsung selama bertahun-tahun.
‎
‎Karena itu, Neneng meminta agar kapal tradisional turut diakomodasi dalam regulasi transportasi yang akan diterapkan, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan layanan Transjakarta.
‎
‎"Sehingga dengan adanya ini nanti, saya mohon aturannya, perdanya diatur bahwa kapal-kapal tradisional bisa diakomodir oleh perda-perda yang akan dilakukan oleh Transjakarta," ujarnya.
‎
‎Neneng menegaskan, keberadaan regulasi baru seharusnya tidak menghilangkan mata pencaharian maupun aktivitas transportasi masyarakat yang selama ini telah berjalan di Kepulauan Seribu.
‎
‎Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian terhadap keberlangsungan kapal-kapal tradisional tersebut dalam pembahasan dan penerapan kebijakan transportasi di Kepulauan Seribu. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww