Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
22 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
22 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
22 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Umum

Dugaan Judi Online di Rumah Dinas TNI Cijantung, Anggota DPR Pertanyakan Lemahnya Pengawasan Markas

Dugaan Judi Online di Rumah Dinas TNI Cijantung, Anggota DPR Pertanyakan Lemahnya Pengawasan Markas
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta.
Jum'at, 09 Oktober 2026 14:52 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mendesak institusi TNI agar bersikap transparan dalam mengusut dugaan praktik judi online di kompleks rumah dinas militer kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Kasus pelanggaran hukum oleh oknum aparatur ini turut menyita perhatian masyarakat luas, termasuk di Provinsi Riau, yang menuntut adanya ketegasan penindakan tanpa pandang bulu.

Pengoperasian puluhan perangkat komputer untuk aktivitas terlarang tersebut dinilai berpotensi mencoreng nama baik aparat pertahanan negara jika tidak ditangani secara profesional. Keterbukaan penanganan perkara dipandang menjadi kunci untuk mengungkap fakta lapangan secara utuh kepada publik.

Evaluasi Ketat Pengawasan Fasilitas Militer

Selain menuntut investigasi menyeluruh terhadap para pihak yang terlibat, Sukamta meminta petinggi militer menjadikan insiden ini sebagai landasan pembenahan sistem. Ia menilai mekanisme pengawasan internal perlu dievaluasi secara ketat agar seluruh fasilitas negara digunakan sesuai dengan peruntukan resminya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini secara khusus menyoroti lemahnya sistem deteksi di lingkungan perumahan prajurit tersebut. Keberadaan fasilitas perangkat elektronik dalam jumlah masif seharusnya dapat diendus lebih awal oleh satuan pengawas setempat.

"Bagaimana kegiatan yang menggunakan puluhan komputer bisa berlangsung di lingkungan rumah dinas militer tanpa terdeteksi? Ini perlu dijelaskan dan dibenahi," tegasnya.

Menjaga Muruah dan Kepercayaan Publik

Langkah hukum yang cepat dan terukur sangat dibutuhkan untuk menjawab keresahan masyarakat di tengah maraknya kampanye pemberantasan judi online secara nasional. Ketegasan pimpinan diharapkan mampu menekan potensi terulangnya insiden serupa di wilayah teritorial lainnya.

"Kami berharap TNI menangani kasus ini secara terbuka dan profesional. Jangan sampai perbuatan orang-orang tertentu mencoreng nama baik institusi TNI yang selama ini dijaga dengan susah payah," pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Umum
wwwwww