Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
8 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
12 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
9 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Mentan Amran Sulaiman Gandeng Bulog, Siapkan Skema Baru Atasi Krisis Pakan Ternak Akhir Tahun

Mentan Amran Sulaiman Gandeng Bulog, Siapkan Skema Baru Atasi Krisis Pakan Ternak Akhir Tahun
Mentan Amran.
Jum'at, 09 Oktober 2026 14:42 WIB

JAKARTA - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyiapkan skema baru distribusi pasokan jagung guna mengatasi tingginya harga pakan ternak. Kebijakan ini merangkul Perum Bulog untuk menyerap sekaligus menyalurkan komoditas tersebut secara langsung kepada para peternak.

Langkah ini menjadi jawaban bagi para pelaku usaha peternakan di berbagai daerah yang kerap terbebani lonjakan biaya produksi pada penghujung tahun. Pemerintah menargetkan pembenahan ekosistem dari hulu ke hilir agar pasokan tetap stabil dan roda usaha peternak tidak terhenti.

Sinergi SPHP dan Target Ketersediaan Jagung

Distribusi bahan baku pakan ini akan direalisasikan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Perum Bulog bakal memaksimalkan ketersediaan pasokan di gudang sekaligus melanjutkan pengadaan dengan memanfaatkan sisa kuota SPHP sebanyak 150.000 ton.

"Tadi kita sepakat, pakan mahal itu masalahnya di bulan September hingga Desember. Insyaallah tahun ini kita benahi agar ke depan tidak terjadi lagi," beber Amran dalam konferensi pers, Jumat (9/10/2026).

Bantuan Benih Kementan dan Jaminan Serapan Panen

Guna menunjang keberlanjutan pasokan jangka panjang, Kementan turut menyalurkan bantuan benih jagung secara cuma-cuma untuk lahan seluas 20.000 hektare hingga akhir tahun. Program tersebut secara khusus menyasar kelompok tani binaan supaya kebutuhan bahan baku peternak tercukupi lewat skema kemitraan langsung.

"Setelah bibit jagung gratis ini tumbuh dan ditanam, kalau peternak mengalami oversupply, yang menjadi off-taker langsung dibeli oleh Bulog," paparnya.

Sebagai wujud antisipasi menghadapi masa rawan tekanan pasokan, Amran menginstruksikan agar cadangan jagung nasional tetap dipertahankan dalam volume yang memadai.

"Menjaga stoknya harus 250.000 ton pada bulan-bulan kritis. Ini dijaga, stoknya kita minta 250.000 ton pada bulan ini," pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Ekonomi
wwwwww