Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
22 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
22 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
22 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
22 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton
BWF World Junior Championships 2026

Jadi Pebulutangkis Tunggal Putra Kedua Juara, Raditnya: Berasa Seperti Mimpi

Jadi Pebulutangkis Tunggal Putra Kedua Juara, Raditnya: Berasa Seperti Mimpi
Pebulutangkis junior Indonesia, Raditya Bayu Wardhaya. (PP PBSI)
Minggu, 18 Oktober 2026 22:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CAIRO - Pebulutangkis junior Indonesia, Raditya Bayu Wardhaya berhasil merebut gelar juara tunggal putra Turnamen Bulutangkis BWF World Junior Championships 2026. Dalam pertandingan final yang dimainkan Sabtu (17/10/2026), Radit mengalahkan rekan senegaranya Fardhan Rainanda Joe dalam pertarungan tiga gim 15-9, 11-15, 15-8.

Dengan hasil ini, Radit mencatat sebagai tunggal putra kedua dalam sejarah bulutangkis Indonesia yang berhasil meraih gelar juara dunia junior setelah Alwi Farhan pada tahun 2023.

"Di game pertama saya langsung mainnya dan ketika Fardhan menyusul saya langsung antisipasi. Di game kedua poin kami kejar-kejaran, saya sempat unggul namun fokus saya sempat turun hingga tersusul dan kalah. Di game ketiga saya kembali menjaga fokus untuk akhirnya ambil kemenangan," kata Radit usai pertandingan.

Radit merasa bersyukur bisa meraih gelar juara pada penampilan perdana di BWF World Junior Championships 2026. "Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara. Bisa juara dunia junior masih berasa seperti mimpi, cukup puas saya rasa belum karena masih ada tantangan lagi ke depannya," kata Radit.
"Gelar ini saya persembahkan buat orang tua dirumah, buat om saya, buat keluarga besar, dan buat klub saya," lanjutnya.

Meski berhasil membuat kejutan, tetapi Radit tetap saja merendah. Bahkan, dia ingin menggali pengalaman dari para senior agar bisa tanpil lebih baik lagi. "Ketika masuk pelatnas nanti, saya akan belajar banyak dari para senior agar bisa terus menampilkan yang terbaik buat Indonesia," tegasnya.

GoNews.co Bersama peraih medali perak da
Bersama peraih medali perak dan perunggu di podium. (PP PBSI)

Sementara itu, Fardhan Rainanda Joe mengaku puas menjadi runner up di BWF World Junior Championships 2026. "Alhamdulillah mendapat medali perak di kejuaraan dunia kali ini. Tadi Radithya bermain cukup baik jadi saya tidak bisa keluar dari tekanan," katanya.

Hasil yang dicapai Joe ini sama dengan sebelumnya. "Maunya juara namun dapatnya perak, tetapi bersyukur juga bisa sampai di titik ini. Pelajaran yang saya dapatkan dari WJC tahun ini adalah mental dan fokusnya. Apalagi di poin 15 ini semuanya bisa terjadi. Dari match sebelumnya di semifinal saya tertinggal 12-14 bisa menjadi 16-14 itu satu pelajaran yang penting buat ke depannya," paparnya. ***

wwwwww