Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
14 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
3 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
9 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
4
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
5
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
14 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
6
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
6 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik

Korban Rusuh Wamena, Erizal Masih Hidup karena Pura-pura Mati, Namun Istri, Anak dan Keponakannya Tewas

Korban Rusuh Wamena, Erizal Masih Hidup karena Pura-pura Mati, Namun Istri, Anak dan Keponakannya Tewas
Warga pendatang memadati Bandara Wamena, Jumat pekan lalu. Mereka menunggu giliran dievakuasi ke luar Wamena. (dok)
Rabu, 02 Oktober 2019 13:59 WIB
PADANG - Erizal (42), merupakan salah satu perantau Pesisir Selatan, Sumatera Barat, di Wamena, Jayawijaya, Papua, yang masih hidup pasca kerusuhan pada 23 September 2019 lalu.

Namun Erizal menghadapi sangat memilukan, sebab istri, anak dan keponakannya terbunuh dalam aksi kerusuhan tersebut.

Dikutip dari merdeka.com, dikisahkan Erizal, pagi itu, 23 September 2019, dia tak punya firasat buruk apapun. Dia beraktivitas seperti biasanya.

Erizal sudah berada di sebuah kios tempatnya bekerja. Termasuk istri dan anaknya. Tiba-tiba, 30 orang datang, langsung masuk.

''Jumlah mereka sekitar 30-an orang dan kami sama sekali tidak mengenal mereka,'' tutur Erizal mengenang peristiwa mencekam hari itu, seperti dikutip dari Antara, Selasa (1/10).

Merasa nyawa keluarganya terancam, Erizal, istri dan anaknya mencoba menyelamatkan diri. Namun mereka terkepung di dalam rumah, tepat di belakang kios. Keberadaan mereka diketahui massa dan didesak agar membuka pintu.

''Salah seorang kemenakan saya yang bernama Yoga mencoba menahan pintu, namun mereka berhasil mendobraknya, sehingga kami dilempari, ditembaki dengan panah dan kami semua sudah pasrah mati,'' kenangnya.

Benar saja, katanya, puluhan orang itu menikam istri, si bungsu serta kemenakannya. Ketiganya akhirnya meninggal dunia.

Sementara Erizal masih bisa hidup karena berpura-pura mati di dalam rumah. Namun beberapa bagian tubuhnya mengalami luka bakar.

''Setelah kami ditikam, rumah itu dibakar, namun saya cepat bangkit dan menyelamatkan diri, tapi tetap saja kepala dan tangan saya terbakar,'' kata dia.

''Alhamdulillah saya berhasil selamat dari peristiwa waktu itu, namun sayang anak dan istri serta kepoakan saya meninggal dunia karena luka dan terbakar,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
GoNews Ada Pesan dari Pemimpin Tentara Pembebasan Papua Sebelum Kerusuhan di Wamena, Warga Pendatang Akan Dieksekusi
GoNews Suaminya ke Pasar Saat Rumah dan Warung Rohena Dibakar Massa di Wamena, Bertemu di Rumah Sakit Sudah Tak Bernyawa
GoNews Polri Deteksi Rencana Kerusuhan Lanjutan, 6.000 Personel Disiagakan di Wamena
GoNews Korban Rusuh Wamena, Ketahuan Sembunyi di Rumah Tetangga yang Belum Terbakar, Begini Nasib Abdullah dan Adiknya
GoNews Tiba di Jakarta Setelah Hercules 10 Kali Transit, Siska: Hati Kami Hancur Tinggalkan Wamena, Kita Tak Bersalah Jadi Korban
GoNews Gian Merasa Tidak Percaya Ibu dan Adiknya Meninggal Terbakar di Wamena
GoNews Cerita Ismail, Bawa 2 Anak Pemilik Rumah Makan Padang Sembunyi di Kandang Babi Sebelum Diselamatkan ke Gereja
GoNews Jokowi Imbau Warga Pendatang Tidak Keluar dari Wamena
GoNews Pasca Kerusuhan Renggut 33 Jiwa, Gubernur Papua Jamin Keamanan Seluruh Warga Indonesia di Wamena
GoNews 24 Perantau Sulsel Tewas di Wamena, 10 Jenazah Sudah Dipulangkan ke Makassar
GoNews Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka Kerusuhan Wamena, Anehnya Sebagian Besar dari Luar
GoNews Mengungsi dari Wamena, 1.300 Perantau Sulsel Sudah di Jayapura, Sebagian Besar Kaum Ibu dan Anak-anak
GoNews Wagub Sumbar Minta Izin Evakuasi Perantau Minang dari Wamena ke Sentani
GoNews Sudah Lebih 3.200 Warga Pendatang Dievakuasi dari Wamena, Diangkut Gunakan 2 Pesawat Hercules
GoNews Ciptakan Peluang Kerja, Remaja Putri Beserta Ibu-ibu di Maninjau Ini Diberikan Pelatihan Tata Rias dan Mahendi
GoNews Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoNews Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoNews 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
wwwwww