Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
22 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
2
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
DPR RI
21 jam yang lalu
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
3
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
14 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
4
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
DPR RI
21 jam yang lalu
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
5
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
DPD RI
16 jam yang lalu
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
6
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Peristiwa
14 jam yang lalu
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai
Proses evakuasi korban kecelakaan bus Sriwijaya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam, Selasa (24/12/2019). (detik.com)
Selasa, 24 Desember 2019 13:32 WIB
PAGARALAM - Jumlah korban tewas akibat Bus PO Sriwijaya jatuh ke jurang sedalam 150 meter di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, pada Senin (24/12/2019) malam, bertambah jadi 25 orang.

''Sampai saat ini jam 11.00 WIB, 25 orang meninggal dunia. Selamat 14 orang," kata Humas Basarnas Palembang Dayu Willy saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Saat ini, evakuasi masih berlangsung oleh Tim Basarnas dan tim gabungan di lokasi kecelakaan bus. ''Evakuasi masih berlangsung, tim masih lakukan penyelaman,'' ucap dia.

Sementara Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Supriadi menyampaikan, peristiwa terjadi pada Senin 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.15 WIB.

''Bus menabrak dinding penahan tikungan Lematang Indah sehingga masuk ke dalam jurang kurang lebih 150 meter dan jatuh ke dasar aliran sungai Lematang,'' tutur Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Pagar Alam. Sementara bus dalam kondisi rusak parah. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww