Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
18 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
9 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
15 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
15 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai
Proses evakuasi korban kecelakaan bus Sriwijaya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam, Selasa (24/12/2019). (detik.com)
Selasa, 24 Desember 2019 13:32 WIB
PAGARALAM - Jumlah korban tewas akibat Bus PO Sriwijaya jatuh ke jurang sedalam 150 meter di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, pada Senin (24/12/2019) malam, bertambah jadi 25 orang.

''Sampai saat ini jam 11.00 WIB, 25 orang meninggal dunia. Selamat 14 orang," kata Humas Basarnas Palembang Dayu Willy saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Saat ini, evakuasi masih berlangsung oleh Tim Basarnas dan tim gabungan di lokasi kecelakaan bus. ''Evakuasi masih berlangsung, tim masih lakukan penyelaman,'' ucap dia.

Sementara Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Supriadi menyampaikan, peristiwa terjadi pada Senin 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.15 WIB.

''Bus menabrak dinding penahan tikungan Lematang Indah sehingga masuk ke dalam jurang kurang lebih 150 meter dan jatuh ke dasar aliran sungai Lematang,'' tutur Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Pagar Alam. Sementara bus dalam kondisi rusak parah. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww