Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
2
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
Politik
21 jam yang lalu
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
3
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
Olahraga
24 jam yang lalu
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
4
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
5
Dukcapil: Yang Belum Terapkan 'Tap' KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
Nasional
23 jam yang lalu
Dukcapil: Yang Belum Terapkan Tap KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
6
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik
21 jam yang lalu
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai

Bus Sriwijaya Tabrak Dinding Penahan di Tikungan Sebelum Terjung ke Jurang Sedalam 150 Meter dan Masuk Sungai
Proses evakuasi korban kecelakaan bus Sriwijaya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam, Selasa (24/12/2019). (detik.com)
Selasa, 24 Desember 2019 13:32 WIB
PAGARALAM - Jumlah korban tewas akibat Bus PO Sriwijaya jatuh ke jurang sedalam 150 meter di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, pada Senin (24/12/2019) malam, bertambah jadi 25 orang.

''Sampai saat ini jam 11.00 WIB, 25 orang meninggal dunia. Selamat 14 orang," kata Humas Basarnas Palembang Dayu Willy saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Saat ini, evakuasi masih berlangsung oleh Tim Basarnas dan tim gabungan di lokasi kecelakaan bus. ''Evakuasi masih berlangsung, tim masih lakukan penyelaman,'' ucap dia.

Ads

Sementara Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Supriadi menyampaikan, peristiwa terjadi pada Senin 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.15 WIB.

''Bus menabrak dinding penahan tikungan Lematang Indah sehingga masuk ke dalam jurang kurang lebih 150 meter dan jatuh ke dasar aliran sungai Lematang,'' tutur Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Pagar Alam. Sementara bus dalam kondisi rusak parah. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww