Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
3
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
22 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
23 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
11 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19

Terjebak dalam Bangkai Mobil di Dasar Sungai, Sebagian Penumpang Bus Sriwijaya Sulit Ditemukan

Terjebak dalam Bangkai Mobil di Dasar Sungai, Sebagian Penumpang Bus Sriwijaya Sulit Ditemukan
Proses evakuasi korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang dan masuk sungai Lematang. (sindonews.com)
Rabu, 25 Desember 2019 19:56 WIB
PAGARALAM - Korban tewas akibat jatuhnya bus Sriwijaya ke jurang di Liku Lematang, Pagaralam, Sumatera Selatan, bertambah jadi 32 orang. Korban ke-32 ditemukan Rabu (25/12/2019), sekitar pukul 12.55 WIB.

Dikutip dari sindonews.com, Tim SAR gabungan kesulitan menemukan sebagian penumpang korban kecelakaan bus Sriwijaya karena terjebak dalam Bangkai mobil.

''Iya benar terjebak dalam bus, setelah diselami baru berhasil dievakuasi,'' kata humas Basarnas kantor SAR Palembang, Dayu Willy kepada Okezone, Rabu (25/12/2019).

Sebelumnya, Basarnas Kantor SAR Palembang menginformasikan korban yang tewas dalam kecelakaan bus AKAP Sriwijaya, yang masuk ke jurang kemudian terjun ke sungai di Jurang Liku Lematang, Pagaralam, Sumatera Selatan kembali bertambah.

Pada Rabu 25 Desember 2019, pukul 12.55 WIB, kembali ditemukan satu penumpang dalam keadaan meninggal dunia. Untuk mengetahui identitas korban yang baru ditemukan ini, mayat langsung dibawa ke rumah sakit Besemah Pagaralam.

''45 orang ditemukan, 32 penumpang meninggal dunia, terdiri dari laki-laki 16 orang perempuan 12 orang belum terindentifikasi 4 orang dan selamat 13 penumpang,'' kata Dayu Willy, Humas Basarnas kantor SAR Palembang.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww