Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
24 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
24 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
3
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
4
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
5
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026

PHK Massal Mengancam, Ini Cara Cerdas Kelola Tabungan untuk 5 Tahun

PHK Massal Mengancam, Ini Cara Cerdas Kelola Tabungan untuk 5 Tahun
Jum'at, 18 Juli 2025 08:39 WIB

JAKARTA – Lonjakan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) dan ketidakpastian ekonomi membuat banyak orang mulai berpikir ulang soal cara menyimpan uang. Para pakar keuangan pun memberikan sejumlah tips agar masyarakat dapat menabung dengan aman dan efektif, khususnya untuk rencana keuangan dalam lima tahun ke depan.

Christine Benz dari Morningstar mengingatkan, jika dana yang dimiliki ditujukan untuk kebutuhan jangka pendek, hindari menempatkannya di saham yang berisiko tinggi.

"Menaruh dana jangka pendek di saham bisa berbahaya. Jika pasar sedang turun dan kamu butuh mencairkan dana, kamu bisa alami kerugian besar," katanya dikutip dari Make it, CNBC.

Ia menyarankan agar masyarakat memahami time horizon atau jangka waktu investasi. Jika tujuannya jangka panjang seperti pensiun, fluktuasi pasar masih bisa ditoleransi. Namun untuk kebutuhan dalam hitungan tahun, seperti biaya pendidikan atau pernikahan, dana sebaiknya disimpan di instrumen yang lebih stabil.

Rekening tabungan, deposito berjangka, atau reksa dana pasar uang bisa menjadi pilihan yang lebih aman di tengah situasi tidak menentu seperti saat ini.

Mempersiapkan keuangan menghadapi situasi tak terduga seperti PHK bukan hal mudah. Namun dengan disiplin dan strategi yang tepat, tujuan finansial tetap bisa dicapai tanpa harus mengambil risiko besar. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww