Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
22 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum

BPBD Pasaman Evakuasi Pohon Tumbang yang Rusak SDN 01 Koto Rajo

BPBD Pasaman Evakuasi Pohon Tumbang yang Rusak SDN 01 Koto Rajo
BPBD Pasaman melakukan pembersihan material kayu menimpa SDN 01 Koto Rajo, Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara, Minggu (19/1/2025). (antara/ho-bpbd pasaman)
Senin, 20 Januari 2025 09:36 WIB
LUBUK SIKAPING – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa gedung SDN 01 Koto Rajo, Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara.

Plt. Kepala BPBD Pasaman, Dedi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Desrianti, mengungkapkan bahwa personel yang diterjunkan dilengkapi mesin sinso dan peralatan lainnya guna mempercepat proses pembersihan material kayu.

“Kami sudah turun ke lokasi dan langsung melakukan pembersihan. Pohon beringin yang tumbang memiliki ukuran cukup besar, sehingga proses evakuasi memerlukan waktu dan tenaga ekstra,” ujar Desrianti di Lubuk Sikaping, Minggu (19/1/2025).

Ia menjelaskan bahwa BPBD Pasaman tidak bekerja sendiri dalam proses ini. Pihak nagari, tokoh masyarakat, serta warga sekitar turut membantu sehingga pekerjaan dapat lebih cepat diselesaikan.

“Banyak warga yang ikut turun tangan, dan ini sangat membantu tim di lapangan,” tambahnya.

Akibat kejadian ini, ruang kelas 3 mengalami kerusakan cukup parah dan untuk sementara tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.

“Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon di belakang gedung sekolah tumbang dan menimpa atap serta plafon. Kejadian ini berlangsung Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 13.30 WIB setelah siswa pulang sekolah. Kami menerima laporan kemarin dan langsung bergerak ke lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Gunawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari sekolah dan akan segera mengusulkan perbaikan gedung yang terdampak.

“Kami sudah menerima laporan dan akan segera mengusulkan perbaikannya agar kegiatan belajar-mengajar bisa kembali normal,” ungkapnya. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam
wwwwww